Film Tabula Rasa Format DVD; Kini Sudah Tersedia

Film Tabula Rasa Format DVD; Kini Sudah Tersedia

Cikini, Jakarta, Kabarindo- Tak hanya Kemdikbud yang sudah menggandeng film yang mengeksplor kearifan lokal nusantara ini sekaligus kuatnya pesan moral.

Film Tabularasa yang sukses dirilis September 2014 lalu, kini Tabula Rasa menyajikan berbagai “menu spesial” dalam Premium Boxset DVD.

Anda pasti sudah tahu, film ini telah menyabet empat piala Citra, Tabula Rasa akan segera dapat dinikmati di rumah Anda dalam kepingan DVD.

Dengan kemasan eksklusif, Premium Boxset DVD Tabula Rasa bukan hanya berisi film saja, namun juga akan menyajikan berbagai fitur khusus seperti behind the scenes, deleted scenes, bloopers dan juga film pendek spin-off berjudul “Menunggu Kabar”.

DVD Tabula Rasa juga dilengkapi fitur spesial Audio Description yaitu satu track audio yang mendeskripsikan tiap adegan film yang tidak berdialog, ditujukan untuk para penyandang tunanetra agar dapat turut serta menikmati film Tabula Rasa.

Fitur ini bisa dibilang baru pertama kali ada dalam DVD film Indonesia.

Premium Boxset DVD Tabula Rasa terdiri dari DVD film, CD soundtrack dan juga dilengkapi dengan sebuah booklet yang berisi foto-foto eksklusif, resep, filosofi kuliner Indonesia dan catatan-catatan para pembuat film itu sendiri, seperti produser Sheila Timothy, sutradara Adriyanto Dewo dan penulis Tumpal Tampubolon, disajikan dalam bahasa Indonesia dan juga bahasa Inggris.

“Seperti pembuatan film Tabula Rasa yang dibuat dengan hati-hati, DVD ini pun dibuat dengan sepenuh hati. Saya sangat puas dengan hasilnya dan semoga bisa menjadi barang yang collectible bagi para pecinta film Indonesia yang sekarang ini semakin sulit menemukan DVD premium.” ujar Sheila Timothy.

Premium Boxset DVD Tabula Rasa dapat dipesan melalui e-mail ke tabularasadvd@gmail.com dengan mencantumkan nama, alamat, nomor telepon dan jumlah pesanan.

Film Tabula Rasa merupakan film ketiga dari rumah produksi Lifelike Pictures.

Film ini bercerita tentang Hans, pemuda dari Serui, Papua, yang datang ke Jakarta untuk menjadi pemain sepak bola profesional, namun kecelakaan menyebabkan mimpinya gagal menjadi kenyataan.

Nasib mempertemukannya dengan Mak, pemilik sebuah lapau, dan melalui masakan dan makanan, Hans kembali menemukan semangat hidupnya.


Dont Miss It............!