Film Slank Gak Ada Matinya; Inspirasi Bunda Ifeth Untuk Slankers

Film Slank Gak Ada Matinya; Inspirasi Bunda Ifeth Untuk Slankers

Epicentrum XXI, Jakarta, Kabarindo- Naskah ciamik dari Kasih Cassandra Massardi berhasil divisualkan oleh Fajar Bustomi sebagai sineas film inspiring band yang digadang-gadang banyak orang beda dan khas.

Cerita berawal dari kegalauan Bimbim saat Bongky, Pay, Reynold dan Indra Q memutuskan keluar dari Slank tahun 2007.

Cerdas naskah menggiring penonton menelesur aktivitas apa adanya tentang kehidupan Slank pada saat para personelnya berusaha lepas dari jerat narkoba. Selama 15 tahun beberapa personel Slank ketergantungan narkoba.

"Film ini kita ambil dari tahun 1997 sampai tahun 2000, tahun-tahun itu kita berusaha lepas dari jerat narkoba yang selama ini memayungi kita. Dan Alhamdulillah kita sekarang terbebas dari itu semua," papar Kaka didampingi oleh personil lainnya dan ibunda tercinta, Ifeth yang karakternya diperankan Meriam Bellina.

Bimbim, drummer band Slank, berharap flm ini bisa berdampak positif. Terutama bagi mereka yang sedang berjuang untuk lepasa dari jerat narkoba dan pelajaran bagi semua orang.

"Lo bisa terus berkarya meski tanpa drugs. Di film ini kita sudah perlihatkan alangkah tidak indahnya kita berkarya dengan memakai drugs. Karena drugs bisa bikin kita emosian dan bisa menghancurkan diri kita sendiri. Kita juga bisa lihat arti persahabatan yang sesungguhnya serta kasih sayang seorang bunda dan orangtua terhadap anaknya, gue aja sampe terharu ngelihat bagaimana gue dulu dan bagaimana bunda dulu memperhatikan gue dan anak-anak di Slank," seloroh Bimbim yang karakter dimainkan ciamik oleh Adipati Dolken.

Film " Slank The Movie ; Gak Ada Matinya" ini direncanakan akan tayang dibioskop-bioskop mulai 24 Desember 2013 mendatang. Kisah perjalanan Slank dalam film yang dibintangi oleh Adipati Dolien (Bimbim), Ricky Harun (Kaka), Aaron Ashab (Ivanka), Deva Mahenra (Abdee) dan Ajun Perwira (Ridho).

cerita begitu kuat dari hadirnya Abdee dan Ridho kemudian menjadi bagian kekuatan baru Slank, sebagai anggota band dan sebagai saudara, pada masa Slank mendapat banyak surat protes dari penggemar karena sempat ingin membubarkan diri.

Apalagi Peran Bunda Iffeth dimainkan oleh Meriam Bellina. Serta sederet pemain pembantu lainnya seperti Olivia Jansen, Tora Sudiro, The Changcuters, Hanung Bramantyo dan masih banyak artis pendukung lainnya.

Bunda Iffeth sangat inspiratif dalam film ini sehingga terlihat jelas tanpa kehadirannya sebagai manajer, Slank takkan pernah bisa keluar dari jerat narkoba dan menyatukan mereka dengan The Power of Family.


Film Ini direkomendasikan untuk ditonton bagi orang tua dan generasi yang mengaku Slankers..............!