Film Satu Hari Nanti; Karya Terbaru Salman Aristo

Film Satu Hari Nanti; Karya Terbaru Salman Aristo

Senopati, Jakarta, Kabarindo- Rumah Film kembali menghadirkan karya terbaru yang berjudul 'Satu Hari Nanti'. Film yang diproduseri oleh Dienan Silmy dan Khrisna Wiyana ini akan memulai proses syuting pada tanggal 15 November 2016 mendatang.

Di bangku penyutradaraan, film yang berlatar di Swiss ini disutradarai oleh Salman Aristo, sekaligus sebagai penulis naskah 'Satu Hari Nanti'.

Film yang diperankan oleh Adinia Wirasti (Alya), Ayushita (Chorina), Deva Mahenra (Bima) dan Ringgo Agus Rachman (Din), bercerita tentang pilihan dan kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen, dalam lingkup cinta, keluarga dan pekerjaan.

Lika-liku pertemanan dan kisah cinta yang kelam tumbuh bersama dalam pencarian makna akan jati diri mereka. Tak hanya dibintangi oleh aktor dan aktris ternama Tanah Air, namun film ini juga didukung oleh sineas kawakan yaitu Donny Damara.

Salman Aristo menuturkan bahwa filmnya bukan menyuguhkan keindahan alam atau pemandangan cantik semata di negeri tersebut.

"Ini bukan film jalan-jalan. Ini tentang karakter-karakter yang hidup, dan tumbuh dalam mencari makna, serta pencarian jati diri di negara tempat mereka tinggal. Bagaimana kedekatan satu sama Iain, beradaptasi , hingga pemecahan problem yang akan ditemui," tuturnya dalam syukuran Film 'Satu Hari Nanti' di kawasan Senopati, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Demi mendapatkan hasil yang maksimal, Rumah Film menggelar serangkaian workshop yang dijalani oleh para pemain. Mulai dari belajar bahasa Jerman-Swiss, hingga workshop membuat cokelat.

Selain itu, aktor muda, Deva Mahenra dalam film 'Satu Hari Nanti' akan mengenalkan kembali sosok dirinya sebagai penyanyi.

"Proses syuting akan berlangsung selama 20 hari dengan mengambil berbagai Iokasi terkenal di Swiss, seperti Interlaken, Thun, Briendz dan tidak ketinggalan gunung tertinggi di Eropa, Jungfraujoch", jelas Dienan.

Film 'Satu Hari Nanti' rencananya akan dirilis tahun 2017 di bioskop.