Film San Andreas; Lebih Seru Dari 2012

Film San Andreas; Lebih Seru Dari 2012

XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kabarindo- Beberapa kota di negeri Paman Sam kembali luluh lantak oleh gempa maha dahsyat sampai 9,6 skala richter.

Tentu saja Nevada, California, Los Angeles, San Fransisco dan kota lainnya yang berada di atas lempeng patahan San Andreas dibuat oleh sineas cerdas Brad Peyton dalam format CGI super canggih sehingga bendungan yang kokoh, jembatan San Fransisco dengan bangunan tinggi menjulang roboh dan tersapu bersih terjangan tsunami maha dahsyat menjadikan Ray dan Emma yang diperankan oleh Dwayne Johnson dan Carla Gugino.

Memang banyak kemiripan baik dari sisi efek CGI yang digunakan dan drama yang terbangun tapi Andre Fabrizo dan Jeremy Passmore membuat skenario lebih ada jiwa dan menjadikan Dwayne meneteskan air mata yang sangat ekspresif sebagai petugas pemadam kebakaran dan penyelamat Los Angeles.

San Andreas menjadi film tragis yang sangat dramatis sebagai hiburan akhir pekan Anda mulai besok, Jumat 29 Mei yang serentak di seluruh jaringan bioskop nasional.

Tidak hanya bencana gempa bumi dan tsunami yang menghentak untuk negeri maju seperti Amerika Serikat sebagai pembelajaran bagi negara lain termasuk Indonesia. Pesan bahwa jangan pernah menyepelekan prediksi untuk sesegeramungkin melakukan evakuasi menjadi pembelajaran film ini sehingga memikat sekaligus takjub dibandingkan 2012 yang hanya bermuara pada kiamat saja.

Ilmuwan Lawrence (Paul Giamatti) tampil menawan bersama kakak adik, Ben (Hugo) dan Ollie (Art Parkinson) yang membuat  si cantik Blake (Alexandra Daddario) tahu siapa sebenarnya Daniel Riddick (Ioan G) pacar sang ibu.

Anda tidak hanya dibuat terkesima oleh adegan awal saat penyelamatan heroik Ray sebagai petugas PMK-Rescuer yang piawai menjadi pilot helikopter di antara tebing tapi adegan selanjutnya apalagi dengan kaca mata 3D atau Imax siap membuat Anda bergidik dan terperangah atas kecangggihan kamera yang digunakan oleh tim Brad bersama teknologi spesial efek yang mencengangkan.

Anda siap membandingkan dengan banyak film bencana, apakah itu 2012, Dantes Peak ataukah yang lainnya tapi San Andreas beda dan ini pantas jadi tontonan Anda akhir pekan ini bersama keluarga karena tidak haru biru dari sisi drama dengan cerita yang tak menggantung tapi juga logika gempa buminya makin menambah pengetahuan kita semua.

San Andreas diedit cerdas oleh Bob Ducsay dan DOP handal dan kamera drone yang istimewa oleh Steve Yedlin dengan Andrew Lockington untuk music scoring.


Yuk Nonton Ke Bioskop dan Jangan Lupa Nonton Juga Film Indonesia Yaa..............