Film Mari Lari; Siap Rilis Tahun 2014

Film Mari Lari; Siap Rilis Tahun 2014

Jakarta, Kabarindo- Kali ini produser sangat pede menjadi sineasnya, Delon Tio.

Ia kali ini menggandeng penggagas Indorunners, Yasha Chatab sebagai produsernya dalam rumah produksi Nation Pictures bersama Welky Pakpapahan dan Edi Saputra Dilaga.

Olahraga lari saat ini berkembang begitu pesat di Indonesia, dan hal ini merupakan suatu hal yang sangat positif. Nation Pictures, yang sebelumnya mempersembahkan film "Simfoni Luar Biasa".

Kali ini mengangkat tema lari dalam film teranyarnya "MARI LARI". Film ber-genre sports drama ini merupakan kisah inspiratif tentang bagaimana seorang anak muda yang awalnya loyo dan tidak mempunyai pencapaian, akhirnya bisa memperbaiki hidupnya dan hubungannya dengan ayahnya melalui lari. Film "Mari Lari" diharapkan dapat membawa angin segar di perfilman Indonesian dengan suatu tema yang sangat anyar, dan diharapkan dapat menghibur dan menginspirasi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan aktif. "Mari Lari" yang dibintangi Dimas Aditya, Olivia Jensen, Ibnu Jamil, dan Donny Damara ini akan dirilis di layar lebar pada akhir Maret 2014.

Produser dan sutradara Delon Tio, yang juga adalah pelari dan anggota IndoRunners mempunyai misi khusus dalam film ini, di mana anggota tim produksi inti adalah memang penggemar lari dan ingin menularkan kebiasaan ini melalui medium film. "Saya ingin mempersembahkan suatu kisah drama yang ringan, namun inspiratif dengan mengambil setting lari. Karena kami juga adalah pelari, kami yakin bahwa film ini akan menghibur, namun juga sangat realistis dan dapat menggugah penonton untuk ikut lari", tandas Delon. Penulis naskah Ninit Yunita pun mulai berlari setahun yang lalu, yang juga adalah pengurus IndoRunners  mendapatkan banyak sekali kisah hidup yang muncul dari teman-teman lari lainnya, dan bahwa lari secara langsung dan tidak langsung biasanya memberikan perubahan positif dalam diri mereka.

"Kami sudah menyebarkan 'virus lari' ini kepada masyarakat sejak tahun 2009 dan kami merasa hasilnya sudah cukup terasa. Film 'Mari Lari', yang judulnya menggunakan tagline komunitas kami, diharapkan dapat menggugah lebih banyak orang Indonesia untuk mulai lari dan hidup lebih sehat" menurut Yasha Chatab, produser dan juga salah satu pendiri IndoRunners, komunitas lari terbesar di Indonesia. Keterlibatan komunitas IndoRunners dan para anggotanya dalam pembuatan film ini juga diharapkan dapat menambah realisme dalam "Mari Lari", apalagi dalam adegan-adegan yang menunjukkan interaksi para tokoh utama dalam kegiatan lari bersama.

Film "Mari Lari" mengambil setting di Jakarta dan sekitarnya, di mana olahraga lari saat ini berkembang begitu pesat.

Akhir film mengambil setting di area pegunungan Bromo di mana Rio, sang tokoh utama, harus menyelesaikan tantangan terberat dalam hidupnya: berlari 42km di area pegunungan Bromo yang curam dengan naskah cerdas oleh Ninit Yunita.


Mari lari!