Film Kukejar Cinta Ke Negeri Cina; Besutan Anyar Starvision

Film Kukejar Cinta Ke Negeri Cina; Besutan Anyar Starvision

Epicentrum XXI, Jakarta, Kabarindo- Apalagi sih yang ada di balik misteri romansa cinta ?

Berangkat dari pepatah Islam ‘Kejarlah ilmu hingga ke negeri Cina’, dan hadist HR Muslim ‘Menuntut ilmu, hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim’, ceritera Kukejar Cinta ke Negeri Cina dibuat untuk novel, skenario dan film.

Mengawinkan peninggalan Laksamana Cheng Ho di Semarang, dengan muslim di Cina ex Indonesia dan yang telah ada sejak dulu.

Sejarah Islam di Cina lebih tua dari sejarah Islam di negeri kita, tapi pertumbuhannya tidak sepesat di Indonesia. Walaupun minoritas ternyata pemahaman Islam tokoh kisah ini di Cina ada yang lebih baik dari tokoh lokalnya. Kukejar Cinta ke Negeri Cina berceritera tentang Imam (Adipati Dolken) dan Widya (Nina Zatulini) pasangan yang akhirnya putus karena kedatangan Chen Jia Li (Eriska Rein) ke Semarang untuk melihat peninggalan leluhurnya. Imam malah menyusul Jia Li hingga ke Beijing bersama Billy (Ernest Prakasa). Imam tiba saat Jia Li khitbah (bertunangan) dengan Ma Fu Hsien (Mithu Nisar). Widya yang dihubungi Billy juga menyusul, kini dia sudah berhijab. Melalui berbagai romantika di Beijing dan Xi’an, pengertian kecintaan atas nama Allah menemukan pencerahannya di Cina.

Kukejar Cinta ke Negeri Cina dari novel karya Ninit Yunita, berhasil mengusik keimanan sekaligus menggugah emosi. Kolaborasi novel dengan skenario yang ditulis Novia Faisal, dalam eksekusi Fajar Bustomi dirasakan begitu utuh mengantar rangkaian peristiwa pencarian cinta dalam editing apik Cesa David Luckmansyah.

Musik yang melibatkan pemain biola dan violin asli Cina terasa begitu indah diciptakan oleh Andhika Triyadi, dalam ramuan sound designing Khikmawan Santosa. Semua ini membuat cinta gamblang terekspresikan, ‘Cintailah apapun dan siapapun karena Allah’. Semua kreatifitas ini difinalisasi di Kantana Post Studio Bangkok untuk capaian hasil maksimal buat penontonnya.

Kukejar Cinta ke Negeri Cina tontonan yang akan menebalkan cinta kita pada Allah SWT, keluarga dan pasangan kita. Hanya di bioskop mulai 4 Desember 2014, Bismillah.   

Chand Parwez Servia selaku produser dari PH Starvision tentu saja pantas berdecak kagum dengan talenta muda dan senior yang bersamanya dalam produksi kali ini.

Adipati Dolken kembali lagi dalam lakon yang berbeda walau benang tetap sama dengan kegalauan cintanya sebagai Imam beradu acting dengan Eriskan Rein sebagai sosok perempuan Tionghoa manis bernama Chen Jia Li bersama Nina Zatulini dan beberapa komik seperti Ernest Prakasa yang berparas sipit dan rekannya Kemal Palevi. Mereka semua berada dalam satu scene dengan aktor dan aktris yang setia bersama Starvision seperti Jaja Mihardja, Meriam Bellina, Ray Sahetapy dan juga menampilkan akting dari H Anton Medan.

Sinopsis
Ridwan Imam Fadhil (Adipati Dolken) mahasiswa abadi yang dipanggil Imam, namanya sangat Islami tapi nyaris tidak melakukan kewajiban sebagai muslim. Kekasihnya Widya (Nina Zatulini) adik kelasnya, sudah selesai kuliah dan kerja.

Mereka pacaran 4 tahun, Widya mulai tidak sabaran karena Imam belum juga lulus, sebaliknya Imam kecewa karena Widya harus berpakaian kantor yang sexy.

Ketika Imam menemani sahabatnya Billy (Ernest Prakasa) ke kelenteng Sam Po Khong, dia berkenalan dengan Chen Jia Li (Eriska Rein), wanita muslim dari Cina yang berlibur ke tempat leluhurnya sebelum bertunangan (khitbah) dengan Ma Fu Hsien (Mithu NIsar), pemilik padepokan Wing Chun dan Pesantren di Beijing. Imam terpesona keramahan dan keanggunan Chen Jia Li yang berhijab.

Kenyamanan yang dirasa Imam membuatnya betah bersama Chen Jia Li. Chen Jia Li tidak pernah memaksa, menyuruh bahkan bertanya ketika Imam tidak sholat. Baginya, Imam tidak perlu diingatkan ibadahnya, semua itu harus dari dirinya sendiri.

Imam memilih putus dengan Widya dan siap menyatakan cintanya ke Chen Jia Li. Terlambat, Chen Jia Li sudah kembali ke Cina. Imam menyusul Chen Jia Li ke Cina bersama Billy.

Sesampai di Beijing Imam bertekad melamar Chen Jia Li. Namun, Imam kecewa mengetahui Chen Jia Li sedang khitbah dengan Ma Fu Hsien. Imam tidak menyerah, dia mengikuti saran sahabatnya untuk “meminta” Chen Jia Li dari tunangannya. Chen Jia Li bimbang, dia menyukai Imam tapi tidak ada alasan untuk tidak menerima Ma Fu Hsien.

Saat Imam berharap, Widya menyusulnya ke Beijing untuk minta maaf. Widya memakai hijab, dan ingin hubungannya dengan Imam kembali seperti dulu. Tapi Imam menolak.


Dont Miss It..............!