Film Cai Lan Gong; Jadi Karya Sinematek Beda

Film Cai Lan Gong; Jadi Karya Sinematek Beda

XXI Setiabudi, Kuningan, Jakarta, Kabarindo- Anda tentu masih ingat tahun 2001 sejak Rexinema memproduksi film horror fenomenal, Jelangkung.

Nah, Cai Lan Gong ditengarai jadi nenek moyang dari Jelangkung. “Cai Lan Gong” berkisah seorang gadis keturunan Tionghoa yang merupakan keluarga dari penjaga Cai Lan Gong.

Cai Lan Gong merupakan hantu yang jauh sudah ada sebelum Jelangkung. Selain itu, ayah sang gadis membuatnya harus siap untuk menjadi penjaga Cai Lan Gong. Ritual setahun sekali yang dilakukan tidak boleh ada kesalahan karena bisa terjadi hal yang mengerikan.

Tidak hanya Boy William sebagai Cameo tapi juga ada pemain baru, dukungan dari banyak pihak seperti Fiona Tjokro, Derryl Imanelie, Yuris Aryanna dan Shifu Ronny P.Tjandra ikut bermain apik, Putri Siti Ariani bersama penyanyi cantik Sheryl Sheinafia yang ikut memproduseri bersama David Poernomo yang kali ini sebagai sineasnya.

"Tidak semata-mata android dengan smartphone dengan tingkat resolusi 4K tapi juga kamera tambahan serta lighting yang keren menyebabkan production cost bisa melebihi 2-3M lebih dan tentu saja produksi Rexinema kali ini siap mencengangkan penonton 22 Oktober mendatang," papar David yang sedikit mengeluh dengan 20-25 layar saja dari pihak Ekhibitors.

Menarik dari telaah redaksi kali ini adalah penggunaan teknologi merekam gambar yang sudah mencapai 4K yang memiliki bidang gambar sebesar 3840×2160 piksel.

Artinya smartphone Anda sudah bisa membuat video dokumentasi kualitas tinggi setara dengan kualitas DSLR hanya dengan menggunakan kamera smartphone.

Teknologi inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh David dan Derryl Imanalie untuk membuat sebuah inovasi dalam dunia perfilman dengan membuat film layar lebar pertama di Indonesia yang menggunakan smartphone berteknologi 4K.

Dijelaskan lebih lanjut untuk penggunaan memory sampai 32 Gb dan merekam selama 30 menit setiap sesinya. Jadi setelah memori penuh data rekaman video dipindah ke komputer kemudian dipakai lagi.
Sementara untuk baterai mereka tidak perlu khawatir untuk isi ulang, karena GALAXY Note 5 memiliki fitur teknologi Fast Charging secara nirkabel. Untuk kualitas gambar tentu tidak diragukan lagi karena Samsung GALAXY Note 4 dan GALAXY Note 5 dengan teknologi 4K dapat menghasilkan kualitas gambar yang tinggi dan diklaim mampu mengambil gambar lebih detail meski dengan pencahayaan yang rendah.

Tapi seperti dalam proses pembuatan film pada umumnya, mereka juga masih membutuhkan pencahayaan tambahan untuk hasil yang lebih bagus.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan Cai Lan Gong, film ini akan tayang pada 22 Oktober 2015 di 25 bioskop XXI di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, Batam, Palembang, Pontianak, Makassar, dan Manado.

Menurut redaksi, film ini lebih dari film horror tapi juga mengajak Anda untuk memahami tradisi keturunan Tionghoa yang sarat makna akan dunia arwah terkhusus keranjang sayuran yang ternyata dulu dipergunakan oleh nenek moyang mereka yang diusia tuanya menyusut terus sampai meninggal.


Penasaran..............?