Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika; Disutradarai Rizal Mantovani

Film Bulan Terbelah Di Langit Amerika; Disutradarai Rizal Mantovani

Istambul Turki Resto, Ampera, Jakarta, Kabarindo- Tidak lagi menjadi tanda tanya.

Acha Septriasa siap memerankan Hanum bersama Abimana Aryasatya sebagai Rangga.

Film ‘Bulan Terbelah di Langit Amerika’ yang diadaptasi dari novel bestseller berjudul sama karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang mulai Agustus mendatang sudah mulai proses syuting di negeri paman Sam, Amerika dengan sutradara Rizal Mantovani.

"Berharap dunia barat atau pihak lainnya dapat bersatu lagi karena saat ini masih terbelah pasca pemboman. Ini adalah wujud peran serta saya bersama isteri saat menjelajahi Negeri Paman Sam. Rencananya proses syuting film ‘Bulan Terbelah di Langit Amerika’ sekitar bulan Maret 2015 di lokasi-lokasi yang tertera dalam bukunya, yaitu di Amerika, tepatnya, di New York dan Washington," seloroh Rangga yang menyebut bukunya yang difilmkan ini sebagai film religi kontemporer.

Film ini tidak melanjutkan 99 Cahaya di Langit Eropa, kebetulan karakter utamanya sama tapi memiliki cerita yang berbeda. Jadi bukan sekuel atau prekuel tapi cerita yang berbeda hanya memakai tokoh yang sama.

‘Bulan Terbelah di Langit Amerika’ mengambil latar belakang tragedi 11 September, diklaim menguak sisi kemanusiaan yang terlantar akibat kecurigaan dan prasangka antar manusia dalam jalinan dengan unsur emosional.

Novel terbitan PT Gramedia Pustaka Utama setebal 344 halaman ini akan sedikit berbeda dengan ’99 Cahaya’ karena dikemas dalam genre yang menjadikan satu antara fakta sejarah-ilmiah, traveling, spiritual, drama, dan fiksi.

Kisahnya tentang Hanum dan Rangga menjelajah dan menyibak kekuasaan Tuhan di Amerika. Hanum bertugas mewawancarai korban 9/11, sedangkan Rangga ditugaskan oleh Reinhard untuk mempresentasikan papernya sekaligus menghadiri konferensi di Washington DC yang dihadiri oleh Phillipus Brown, seorang pebisnis yang tersohor berkat mendermakan hartanya pada anak-anak korban perang di Irak dan Afghanistan.

Namun takdir berkata lain, Hanum dan Rangga terpisah di saat Hanum tengah mewawancarai seorang demonstran di lokasi Ground Zero. Ketika itu sedang berlangsung demonstrasi menentang pembangunan masjid di lokasi bekas peristiwa nahas Selasa pagi. Demonstrasi yang berlangsung damai seketika menjadi panas atas kehadiran kelompok provokator. Di tengah kecemasannya, seorang muslimah bernama Julia atau Azima mengajaknya menginap di rumahnya. Mereka berbincang, mencari tahu asal-usul masing-masing. Dari perbincangan itu diketahui bahwa Azima adalah salah satu korban 9/11. Suami Azima, Ibrahim tewas dalam peristiwa nahas pagi itu. Malam itu Hanum tak hanya mendengarkan cerita pilu Azima. Siapa sangka, dari informasi yang didapatnya dari Azima terbongkarlah sejarah Islam yang menghenyakkan bagi siapa saja yang membacanya.

Dijelaskan oleh Rizal bahwa rekan sejawatnya mas Guntur adalah sineas yang ia panuti dan ia suka dan ia termasuk yang berada dalam antrian panjang saat hendak menyaksikan 99 Cahaya Di Langit Eropa.

"Film ini ada ghirahnya (semangat) sama seperti filmnya dan tentu saja dapat dinikmati oleh penonton non muslim sama seperti 99 Cahaya Di Langit Eropa," imbuh Hanum bersemangat.


Bravo.............Dont Miss It.............!