Fastron World Rally Team; Naik Podium Acropolis Rally - Yunani

Fastron World Rally Team; Naik Podium Acropolis Rally - Yunani

Jakarta, Kabarindo- Pereli Fastron World Rally Team, Rifat Sungkar, ditemani oleh Steve Lancaster sebagai co-driver dan navigator, menggantikan Scott Beckwith.

Setelah melakukan survey lintasan selama tiga hari (21-23 Mei 2012), diakui oleh Rifat dan Steve bahwa Acropolis Rally memang pantas disebut sebagai salah satu seri terberat di ajang WRC 2012.

Rifat dan Steve memaksimalkan survey/recee kali ini untuk mempelajari lintasan, membuat pace note, membiasakan diri dengan kondisi medan dan mobil, dan penyesuaian komunikasi antara driver dan navigator. Sebagai catatan, pada pelaksanaan scrutineering/pemeriksaan kendaraan, cukup banyak kendaraan yang tidak lolos pemeriksaan, termasuk kendaraan Fastron World Rally Team, sehingga perlu diadakan re-scrutineering. 

Di hari pertama Acropolis Rally (24 Mei 2012) hanya dipertandingkan 1 special stage. Diawali dengan ceremonial start dari pusat kota Athena, Zappion, Rifat dan Steve melewati SS1 Kineta sepanjan 25,24 km dengan cukup baik. Walaupun sempat kehilangan pace note sepanjang 3 km,Rifat dan Steve berhasil mencatat waktu 20 menit 28,9 detik.

Memasuki hari kedua (25 May 2012), Fastron World Rally Team berhasil melalui SS2, SS3 dan SS4 dengan baik. Tetapi di SS5, Rifat dan Steve terhempas keluar jalur, menuruni tebing dan menabrak batang pohon dalam keceptan tinggi. Kejadian ini mengakibatkan mobil bernomor pintu 59 ini mengalami kerusakan dan tidak bisa berjalan. Oleh karena itu, Rifat dan Steve terpaksa harus mengundurkan diri dari rangkaian Special Stage yang tersisa di hari kedua.

“Lintasan di SS5 di hari sangat tricky. Lintasannya keras, sangat cepat, dan penuh dengan batu. Kami terpaksa menghentikan langkah kami pada hari ini. Beruntung kami tidak mengalami cedera, dan meskipun mobil sempat mengalami kerusakan, tim mekanik kami bisa mengatasinya, sehingga besok kami tetap dapat melanjutkan pertandingan.  Kami akan berusaha lebih keras untuk memperbaiki catatan waktu di hari ketiga dan keempat, dan tetap berupaya untuk dapat finish Acropolis Rally,” ujar pereli Fastron World Rally Team, Rifat Sungkar.

Di hari ketiga Acropolis Rally (26 May 2012), Fastron World Rally Team melanjutkan perjuangannya di 8 Special Stage, yaitu SS10 – SS17, yang melewati lintasan di daerah Klenia Mycenae, Ghymno, Kefalari, dan Ziria, dengan total jarak tempuh sepanjang 604,06 km. Lintasan yan dilalui ternyata menghadirkan tantangan yang lebih berat bagi seluruh peserta, termasuk Rifat Sungkar dan Steve. Dengan kondisi lintasan yang jauh lebih buruk dibandingkan hari kedua, dan hujan di 3 SS terakhir,  mengakibatkan lintasan menjadi berlumpur dan licin

Sesuai dengan janjinya, Rifat Sungkar benar-benar mengeluarkan seluruh kemampuannya dalam memacu kendaraannya di hari ketiga tersebut. Di special stage terakhir, SS17 Ziria 2 sepanjang 21,36 km, Rifat berhasil melaluinya dalam waktu 15 menit 20,5 detik dan mencapai posisi 15 di klasemen umum dan posisi 2 di kelas Rally Class Championship (RCC).

Sulitnya lintasan di Acropolis Rally ini juga dirasakan oleh para pereli dunia, seperti Ott Tanak (Estonia), Thierry Neuville (Belgia), Mads Ostberg (Norwegia) dan Nasser Al-Attiyah (Qatar). Berbagai hambatan yang menghadang membuat mereka mengalami pecah ban, menabrak batu, kerusakan rem, kerusakan water pump serta kerusakan radiator.

Kejutan besar terjadi pada awal hari ke empat (27 May 2012). Juara dunia 8 kali, Sebastian Loeb (Perancis) dan Peter Solberg (Norwegia) bersaing ketat untuk menjadi juara di rally kali ini. Perbedaan waktu yang hanya 10,2 detik, menyebabkan siapapun diantara mereka memiliki kesempatan untuk menang. Sayangnya, di SS18 Aghil Theodori1 sepanjang 19,42km, Ford Fiesta RS WRC yang ditungganginya bersama navigator Chris Patterson menabrak pohon sebelum kilometer 13. Baik Solberg maupun Patterson tidak mengalami cedera, tetapi mereka harus menghentikan kiprahnya di Acopolis Rally ini. Selain Solberg, masih ada sekitar 20 pereli lagi yang tidak dapat mencapai finish.

Sementara itu, Fastron World Rally Team, berhasil melalui hari ke empat dengan baik. “Pada saat memasuki 3SS terakhir, yaitu SS20, SS21 dan SS22, saya dan Steve sepakat untuk sangat berhati-hati supaya bisa mencapai finish. Alhamdulillah, kami berhasil finish, bahkan bisa memperbaiki peringkat dari 39 pada hari kedua, menjadi 20 di akhir lomba” ujar Rifat. “Terima kasih untuk Fastron yang sudah memberikan kesempatan bagi saya untuk menjalani Acropolis Rally yang sangat luar biasa ini” Tambah Rifat. Fastron World Rally Team berhasil meraih prestasi dengan menjadi Juara  3 di kelas Rally Class Championship (RCC)., dan menerima trophy sebagai Juara 2 Class 3/Group N Umum.

Sedangkan di klasmen WRC, walaupun sempat mengalami pecah ban di SS20 Aghil Theodori2, Sebastian Loeb berhasil menjadi juara Acropolis Rally 2012 dengan catatan waktu total 4 jam 42 menit 3,3 detik. Atas keberhasilannya ini, Sebastian Loeb pada tahun ini telah menjadi juara di 4 seri, yaitu Rallye Monte-Carlo, Rally Guanajuato Mexico, Philips Rally Argentina dan Acropolis Rally.

Setelah Acropolis Rally, Fastron World Rally Team akan melanjutkan pertarungannya di ADAC Rallye Deutschland di Jerman pada tanggal 24 – 26 Agustus, Rallye de France – Alsace di Perancis  4 – 7 Oktober, Rally d'Italia yang akan berlangsung di kepulauan Sardinia – Italia tanggal 18 – 21 Oktober, dan  Rally d’Espana di Soluo - Spanyol pada tanggal 8 – 11 November.