Express Group; Terus Tambah Biopori Di Pool Pondok Bambu

Express Group; Terus Tambah Biopori Di Pool Pondok Bambu

Surabaya, Kabarindo– PT Express Transindo Utama atau Express Group sebagai pengelola layanan transportasi darat di Indonesia  telah menambah 100 lubang biopori Pool Pondok Bambu Jakarta Timur.

Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia sekaligus untuk melestarikan lingkungan sebagai salah satu program tata kelola keberlanjutan yang dijalankan Express Group.

“Dalam melestarikan lingkungan dan pemanfaatan air yang baik, kami sadar ini adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk Express Group. Untuk itu, kami terus menambah jumlah resapan air di seluruh pool taksi kami,” ujar Daniel Podiman, Presiden Direktur PT Express Transindo Utama Tbk. dalam rilis yang diterima pada Kamis (26/3/2014).

Ia menambahkan, Express Group berkomitmen menjadi perusahaan bertanggung jawab pada alam, salah satunya dengan memiliki pool yang hijau dan bersahabat dengan lingkungan.

Lubang resapan biopori adalah metode resapan air untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air di tanah. Di hampir seluruh pool, Express Group membuat lubang resapan biopori agar keberadaan pool memberikan manfaat bagi lingkungan hidup di sekitar.

Pada tahun ini, Express Group akan membuat 600 lubang biopori yang tersebar di seluruh pool baru. Pool Pondok Bambu merupakan pool baru yang memiliki luas area 11.000 m2. Sejak dibuatnya biopori di pool-pool Express, manfaat yang bisa dirasakan adalah berkurangnya volume laju air di permukaan tanah yang secara tidak langsung mengurangi dampak banjir di kawasan pool.

“Jika lubang-lubang seperti ini dapat dibuat dalam jumlah banyak, maka kemampuan penyerapan air di sebidang tanah akan meningkat. Hal ini diharapkan akan memperkecil peluang terjadinya aliran air di permukaan tanah yang dapat mengurangi banjir,” ujar Daniel.

Perhatian Express Group sebagai anak perusahaan PT Rajawali Corporation terhadap lingkungan juga mendukung 10 prinsip Global Compact PBB dalam “A New York Declaration by Business”, yaitu dunia bisnis harus mendukung bentuk-bentuk kepedulian terhadap lingkungan, mengambil inisiatif untuk mempromosikan tanggung jawab terhadap lingkungan yang lebih luas serta mendukung perkembangan dan difusi teknologi yang ramah lingkungan.

PT Rajawali Corporation merupakan salah satu perusahaan anggota Indonesia Global Compact Network (IGCN) yang merupakan jaringan dari organisasi dalam United Nations Global Compact (UNGC). UN Global Compact adalah lembaga PBB yang mencanangkan inisiatif kebijakan strategis PBB bagi dunia usaha yang berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan operasi dan strateginya agar sejalan dengan 10 prinsip universal yang mencakup tanggung jawab terhadap lingkungan.

“Kelestarian lingkungan merupakan kepentingan bersama yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, sehingga perusahaan merasa perlu untuk ikut ambil bagian dalam pemeliharaannya,” ujar Daniel.