Elegi Esok Pagi; Awali Peluncuran Buku SBY

Elegi Esok Pagi; Awali Peluncuran Buku SBY

Jakarta, Kabarindo- Lagu balada penyanyi Ebiet G Ade "Elegi Esok Pagi" mengawali acara peluncuran buku Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Balai Sidang Jakarta, Jumat (17/1) malam.

Peluncuran buku SBY berjudul "Selalu Ada Pilihan" tersebut dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Tri Sutrisno dan Jusuf Kalla, para menteri dan pejabat negara dan tamu para duta besar negara.

Bertempat di Assembly Hall, peluncuran buku cukup mewah dengan tiga layar besar yang dengan monitor tengah utama bertuliskan SBY "Peluncuran Buku" "Selalu Ada Pilihan" dengan latar belakang layar merah putih.

Dengan mengenakan batik, Ebiet bersenandung dengan gitar akustiknya. "Izinkanlah aku kenang sejenak perjalanan dan biarkan ku mengeri apa yang tersimpan di matamu," demikian sebaris dari bait-bait tembang Ebiet tersebut yang diperdengarkan di depan ratusan undangan.

"Barangkali di tengah telaga ada tersisa butiran cinta dan semoga kerinduan ini bukan jadi mimpi di atas mimpi", kembali dilantunkan Ebiet.

Setelah Ebiet, penyanyi Lala Karmela, yang merupakan representasi Indonesia di Sing Out Asia melantunkan lagu "Malam Sunyi" yang merupakan ciptaan SBY tentang kenangannya di Cipaganti, Bandung. Lagu tersebut diiringi oleh gitaris Tohpati.

Saat lagu "Malam Sunyi" tentang cinta itu, kamera sempat menyorot Presiden SBY dan Ibu Negara Ibu Ani Yudhoyono serta Wakil Presiden Boediono dan Ibu Wakil Presiden Herawati sama-sama tersenyum.

"Dapatkah kembali seperti itu Cipaganti penyejuk hatiku, Tuhan pasti memberi" demikian lirik terakhir yang dilantunkan Lala tentang lagu romansa kisah SBY dan Ani Yudhoyono itu seperti dilansir dari laman beritasatu.