Dubes RI Untuk Rusia; Ajak Masyarakat Belarus Berwisata Ke Indonesia

Dubes RI Untuk Rusia; Ajak Masyarakat Belarus Berwisata Ke Indonesia

Jakarta, Kabarindo- Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus Djauhari Oratmangun.

Ia mengundang warga Belarus untuk berkunjung ke Indonesia dan menikmati keindahan alam maupun keramahtamahan masyarakat Indonesia.

Undangan itu disampaikan Dubes saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Republik Belarus Vladimir Makei di ruang kerja Menlu Belarus di Minsk, demikian keterangan KBRI Moskow yang diterima Antara London, Sabtu.

"Kami mengundang warga Belarus berkunjung ke Indonesia dan menikmati keindahan alam maupun keramahtamahan masyarakat Indonesia," ujar Dubes Djauhari dalam kesempatan berpamitan sehubungan usainya masa tugas.

Dalam pertemuan selama 30 menit, kedua pejabat membahas berbagai isu kerjasama Indonesia-Belarus. Dubes antara lain menyinggung sejak hubungan diplomatik kedua negara dijalin, terdapat 21 dokumen perjanjian bilateral yang ditandatangani dan menjadi landasan legal hubungan kerjasama Indonesia-Belarus.

Salah satu capaian penting dalam kerjasama kedua negara, lanjut Dubes Djauhari, adalah pembebasan visa kunjungan singkat bagi warga Belarus yang berkunjung ke Indonesia dalam rangka wisata.

Dengan berkunjung ke Indonesia, tentunya warga kedua negara dapat lebih saling mengenal dan membuka berbagai peluang kerja sama "people-to-people" lebih lanjut.

Sementara itu Menlu Vladimir Makei menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi atas kontribusi dalam mengembangkan hubungan Indonesia-Belarus serta upaya Dubes RI dalam memperlancar dialog politik, hubungan perdagangan dan ekonomi, maupun kerjasama pendidikan dan kebudayaan antara kedua negara.

Dubes juga bertemu dengan Ketua DPR (Chairman of the House of Representative) Belarus, Vladimir Andreichenko yang dalam pertemuan itu disinggung rencana kunjungan delegasi parlemen Belarus ke Indonesia pada pertengahan Februari.

Selain itu kunjungan balasan delegasi DPR RI pada bulan Mei mendatang serta hubungan erat parlemen kedua negara di lembaga Inter-Parliamentary Union dan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly.

Vladimir Andreichenko juga menambahkan bahwa dirinya tidak melihat adanya masalah dalam hubungan perdagangan kedua negara dan optimis mengenai prospek kerjasama Belarus dengan Indonesia ke depan seperti dilansir dari laman antaranews.