Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri; Ungkap Sindikat Internasional Narkotika

Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri; Ungkap Sindikat Internasional Narkotika

Cawang, Jakarta, Kabarindo- Direktorat Tindak Pidana (Tipid) Narkoba Bareskrim Polri, pagi tadi, Senin 18/04/2016, merilis pengungkapan jaringan penyelundupan dan peredaran Narkotika jenis Shabu jaringan Internasional.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar (Kombes) Nugroho Aji mengatakan, ada empat tersangka dalam pengungkapan sindikat internasional narkotika ini, terdiri dari 2 pria warga negara Taiwan, LCW dan SZL, 1 pria berasal dari Nigeria berinisial NMB. Dan 1 tersangka lagi adalah seorang wanita warga negara Indonesia berinisial KMN.

Pengungkapan bermula dari tertangkapnya LCW pada 1 April 2016. Tersangka ditangkap saat setelah turun dari taksi di parkiran Mediterania Garden Residence 2, Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat.

"LCW ditangkap dengan barang bukti shabu di dalam kardus bekas HP dan juga di dalam botol bekas permen, dengan total barang bukti seberat 10 gram," ujar Nugroho di kantor Direktorat Tipid Narkoba Bareskrim Polri, Cawang, Jakarta Timur.

Setelah pelaku LCW tertangkap, kemudian petugas melakukan pengembangan ke apartemen di Jakarta Utara milik tersangka yang digunakan sebagai gudang. Di sana, petugas mengamankan 2 orang. Satu penjaga gudang warga negara Taiwan berinisial SZL dan satu orang WNI berinisial KMN.

Aparat mendapati sabu 12,1 kg dalam penggeledahan tersebut. Sabu dibagi di tiga tempat, yakni 5 kg disimpan di dalam koper warna merah, 4 kg dalam tas jinjing, serta di dalam ember ditemukan sabu seberat 3,1 kg.

Dalam proses pengembangan, kami juga mendapatkan keterangan dari para tersangka, bahwa akan ada pengiriman lagi sindikat yang akan mengirimkan barang ke Jakarta, ujar Nugroho.

Berbekal keterangan tersangka, petugas kemudian bergerak dan berhasil mendapatkan satu tersangka lagi yaitu warga negara Nigeria berinisial NMB di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan barang bukti 2 kg.

"Semuanya total barang bukti yang kita dapatkan ada 14 kg dan dengan 4 tersangka," singkatnya jelas.

Pengungkapan Sindikat International Jenis Shabu ini, didasarkan penyelidikan secara terus menerus selama 3 (tiga) minggu yang dilakukan oleh Tim Sus Subdit 5 dan Tim Sus Subdit 2.

Berdasarkan Undang-Undang Narkotika, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 113 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penguasaan Narkotika. Adapun ancaman hukuman terhadap tindak pidana pasal tersebut adalah hukuman mati.

Cegah Dan Brantas Narkotika!!

Selamatkan dan Dukung Indonesia STOP NARKOBA.....!