Dinas Kebersihan DKI Jakarta; Gelar Posko Operasi Simpatik Tangkap Tangan

Dinas Kebersihan DKI Jakarta; Gelar Posko Operasi Simpatik Tangkap Tangan

Jakarta, Sudirman, Kabarindo- Dalam rangka meningkatkan kesadaran warga masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan kota, hari Minggu pagi 03/04/2016, Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengadakan dan membuka Posko Operasi Simpatik Tangkap Tangan bagi pelanggar yang telah membuang sampah di sembarang tempat. Posko operasi simpatik tersebut digelar di kawasan hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) di Sudirman, Jakarta.

Kepala Bidang Pengendalian Kebersihan, Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Ahmad Hariadi mengatakan kegiatan operasi simpatik tangkap tangan ini sebagai langkah Pemerintah Propinsi DKI Jakarta untuk menerapkan Peraturan Daerah (Perda) DKI No.3 Tahun 2013, pasal 130 ayat 1.

"Operasi simpatik yang kami lakukan hari ini adalah bagian dari langkah kami dalam upaya menerapkan sanksi kepada warga masyarakat yang lalai dan membuang sampah sembarangan di setiap kawasan ibu kota," ujarnya saat dijumpai jurnalis Kabarindo.com di lokasi.

Dalam kegiatan ini, ia juga mengatakan bahwa sanksi yang kami terapkan ini, selain diterapkan sanksi denda, juga menerapkan sanksi sosial kepada para pelanggar yang membuang sampah sembarangan, khususnya bagi warga masyarakat yang sudah dewasa.

"Bagi para pelanggar dewasa, kami juga terapkan sanksi sosial dengan mengalungkan sebuah plakat yang bertuliskan 'Saya Bersalah Membuang Sampah Sembarangan', dan plakat tersebut dipakai di tengah tengah keramaian warga masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di kawasan bebas kendaraan bermotor hari ini," ujarnya.

Bagian langkah persuasif ini kami lakukan agar pelanggar tersebut, tidak mengulangi perbuatannya dan diharapkan mereka bisa sadar dan peduli terhadap kebersihan, jawab Hariadi saat ditanya terkait sanksi sosial tersebut.

Dari pantauan pewarta Kabarindo.com di lokasi posko tersebut, tampak ada beberapa warga yang sedang diproses oleh petugas penyidik dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta, karena kedapatan membuang sampah sembarangan saat petugas penindakan Dinas Kebersihan DKI Jakarta sedang menjalankan  operasi tangkap tangan di kawasan tersebut.

Di akhir kesempatannya, Kepala Bidang Pengendalian Kebersihan DKI Jakarta menyampaikan bahwa untuk menjaga kebersihan kota, partisipasi warga masyarakat juga sangat dibutuhkan. Sehingga kerjasama yang baik dari berbagai pihak untuk mewujudkan kebersihan dan kenyamanan di Ibu Kota Jakarta bisa terwujud.

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut pula berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan estetika kota, karena upaya dan langkah kami saja belum tentu cukup. Jadi peran dan dukungan warga masyarakat untuk menjaga Kota Jakarta yang bersih dan nyaman sangat diperlukan, tentunya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat itu sendiri," tutur Hariadi menutup perbincangan sekaligus memberikan pesan dan himbauan kepada warga masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.