Digital Innovation Lounge Festival 2016; Sukses Di 4 Kota Besar

Digital Innovation Lounge Festival 2016; Sukses Di 4 Kota Besar

Dilo Bale Motekar, Banda, Bandung, Kabarindo- Akhir tahun 2016 tentu Anda sepakat saat sambut 2017.

Fintech, Internet Of Things (IoT), Animasi, Game dan Aplikasi Digital. Itu semua dapat Anda nikmati dengan suasana yang nyaman di DILo atau Digital Innovation Lounge, tidak hanya ruangan meeting yang nyaman untuk diskusi, cafe dengan wifi, ruang pamer dan tentu saja yang mencengangkan ada ruang entertainmen yang disebut oleh Andriansyah selaku Direktur Eksekutif DILo sebagai IndieCinema atau bioskop alternatif yang memang rencananya akan berjumlah ratusan di pemkab dan daerah yang memang belum terjangkau bioskop modern berkonsep Demi Film Indonesia.

"Artinya tidak untuk film nasional saja tapi juga untuk film-film indie, dokumenter dan lainnya yang harus diapresiasi oleh publik luas. IndieCinema ini menjadi andalan dari DILo yang saat ini ada di 4 kota termasuk puluhan kota lainnya. Ajang festival yang dihelat dua hari ini menjadi momentum lebih mengenalkan kepada masyarakat produk-produk yang dimiliki oleh Telkom dalam mengembangkan potensi kreatif digital nasioanl sehingga anak negeri akan menjadi digital talent di Indonesia. Festival kali ini didukung oleh banyak pihak termasuk Bekraf dan MIKTI," jelas Andri sapaan pria humble dan tak pernah capek ke daerah-daerah untuk menjajaki peluang cabang selanjutnya dari DILo.

Redaksi raih penjelasan tambahan bahwa saat hadir langsung beberapa waktu lalu dihelat seminar industri kreatif digital dan workshop open API yang berisi materi technical dan enterpreneurship learning coaching bagi para startup pemula maupun komunitas digital yang diharapkan nantinya akan menjadi penggerak tumbuhnya perekonomian Indonesia melalui industri kreatif digital.

Tampak hadir Indra Utoyo dari Telkom selaku Direktur Digital Solution & Portfolio Telkom Grup selain mewakili MIKTI dan Hari S selaku Deputi Infrastruktur Bekraf RI yang membawakan materi seminar menarik yakni Digital Startup Oppurtunity bersama Anto Soebiantoro selaku CEO Gambarbrand bertajuk Startup Branding.

Tidak kalah seru adalah para peserta pameran yakni smash- Sistem Online Manajemen Bank Sampah, Makestro, T-Money White Label, Cyberlabs dan Kojo Anima Bandung.

Selain Bandung, festival ini juga dihelat di Malang, Balikpapan dan Makassar selama dua hari, 9-10 Desember lalu berseloroh tentang Local Digitalpreneur For National Competitiveness.

Ada yang menarik, "Saya takjub dengan granddesain dari IndieCinema dari DILo ini memang saya adalah pelanggan dari DILo Bandung ini dan bersama dengan Ruang Film suka sekali  dengan agenda film-film Indienya apalagi ada rencana Post Screening atau film-film yang sudah tayang di bioskop komersil ternyata dari mas Andrie saya peroleh informasi bahwa ada film-film keren seperti MARS, Untuk Angeline, Pinky Promise atau kah yang lain seperti IBU, Barakati atau yang lain akan diupayakan dapat ditonton dengan HTM 10-15 ribu saja," ucap Dicky salah seorang pengunjung festival.

Animo yang sangat besar dari festival ini sehingga menarik perhatian dari masyarakat akan eksistensi Digital Innovation Lounge bahwa siapapun Anda yang memang menjadi startup bisa peroleh bimbingan teknis dan jemput konsumen dan difasilitasi oleh DILo dan tentu saja ini good news 2017 agar Nurturing Creativity And Helping Digitalpreneur to Grow Their Business bersama Telkom.


Menanti DILO Festival 2017 Next Year, Bravooooooo....!