Danamon Peduli; Gelar Festival Pasar Rakyat Di Probolinggo

Danamon Peduli; Gelar Festival Pasar Rakyat Di Probolinggo

Surabaya, Kabarindo- Yayasan Danamon Peduli Danamon Peduli melalui kampanye nasional bertajuk Jelajah Pasar Rakyat Nusantara telah menggelar Festival Pasar Rakyat di Pasar Baru di Kota Probolinggo, Jawa Timur.
 
Program Festival Pasar Rakyat digelar di 12 kota. Sebelumnya diadakan di Pasar Rau, Serang, Banten, disusul di Pasar Kembang, Surabaya. Event ini sebagai wujud dukungan pada keberadaan dan perkembangan pasar tradisional (pasar rakyat) di Indonesia.
 
Festival Pasar Rakyat ini merupakan yang ketiga kali sekaligus untuk turut memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Probolinggo yang ke-656. Pasar Baru Probolinggo merupakan salah satu pasar dampingan Danamon Peduli dalam program Pasar SEJAHTERA (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat).
 
Melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, Danamon Peduli berupaya membuktikan bahwa pasar rakyat merupakan ruang publik yang kreatif, edukatif dan berbudaya serta lebih dari sekadar tempat transaksional.
 
“Pasar Baru yang berusia lebih dari satu abad ini memiliki nilai dan peran yang penting dalam perkembangan Kota Probolinggo. Selain sebagai penyedia kebutuhan untuk masyarakat, pasar juga terbukti mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Karena itu, keberadaan dan perkembangannya merupakan tanggung jawab kita bersama. Sudah waktunya kita promosikan pasar rakyat sebagai salah satu aset bangsa yang berharga,” ujar Restu Pratiwi, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, dalam rilis yang diterima pada Minggu (13/9/2015) malam.
 
Dalam kegiatan tersebut, diadakan Lomba Karnaval antar Pasar. Setiap kelompok peserta kirab beranggota pedagang, unsur pelajar dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang bekerja sama untuk menciptakan aktraksi yang kreatif dan menarik. Lomba kirab ini menjadi simbol kerja sama dan komitmen bahwa pasar rakyat adalah milik rakyat dan menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.
 
Juga diadakan lomba foto bertema pasar untuk pelajar dan mahasiswa, lomba masak, lomba melukis tong sampah, panggung hiburan dengan aneka hadiah serta talkshow dan kegiatan literasi keuangan untuk komunitas pasar.
 
Untuk mengangkat kekayaan kuliner yang erat kaitannya dengan komoditas di pasar, dihadirkan relawan Zidan, Junior Masterchef Indonesia yang berusia 15 tahun, bersama pemerhati kuliner, Arie Parikesit, sebagai relawan khusus yang membahas warisan kuliner lokal.