Damri Targetkan Pendapatan Rp 1 T; Awesome......!

Damri Targetkan Pendapatan Rp 1 T; Awesome......!

Jakarta, Kabarindo - Direktur Utama Damri Agus Subrata menuturkan, bahwa tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan sebesar Rp 1 triliun, bersamaan dengan adanya tambahan pengoperasian Angkutan Pemadu Moda di 15 bandara yang sudah direalisasikan hingga saat ini.

"Kita sudah ada pengoperasian di 15 bandara. Sebelum Manado ini, kita mengoperasikan Damri di bandara baru Kualanamu Deli Serdang," katanya usai peresmian Angkutan Pemadu Moda (APM) di Bandara Sam Ratulangi Manado, awal pekan ini.

Selama semester pertama tahun ini, pendapatan Damri sudah mencapai Rp 556 miliar, tapi jumlah tersebut belum termasuk kenaikan tarif akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Sehingga, dengan jumlah tersebut, Agus optimistis target pendapatan Damri bisa tercapai dan ini akan menjadi sejarah bagi Perum Damri yang tahun lalu pendapatannya sekitar Rp 750 an miliar.

Untuk pengadaan bus Damri berukuran medium dengan 17 seat tersebut, lanjut Agus, nilainya sebesar Rp 600 juta per unit. Akan tetapi, untuk Manado, Damri mendapatkan bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemhub). "Kalau Bandara Kualanamu dan Soekarno Hatta, kita investasi sendiri," imbuhnya.

Untuk bus Damri yang dioperasikan di bandara, tambah Agus, dimungkinkan untuk dilakukan penambahan armada jika perkembangannya bagus. "Kita lihat kalau perkembangannya bagus akan kita naikkin lagi. Kualanamu awalnya 15 unit, tapi sampai sekarang sudah 17 unit, kelihatannya growth terus jadi kemungkinan akan kita tambah hingga mencapai antara 40-50 unit armada," terangnya seperti dilansir dari laman beritasatu.

Tahun ini, Damri membuka APM di sembilan bandara yakni Bandara Banyuwangi, Bandara Sam Ratulangi Manado yang merupakan sumbangan Kemhub, Bandara Kualanamu Deli Serdang.

Sementara itu, lanjutnya, tahun ini pihaknya juga akan menambah APM di enam bandara yakni Bandara Supadio Pontianak, Bandara Sepinggan Balikpapan, Bandara Mutiara Palu, Bandara Mamuju, Bandara Temindung Samarinda, dan Bandara Raden Saleh Malang.