Daihatsu Akhir Tahun; Punya 9 Outlet

Daihatsu Akhir Tahun; Punya 9 Outlet

Jakarta, Kabarindo- Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Djony Bunarto Tjondro.

Ia menyatakan, diresmikannya sembilan outlet terpadu secara bersamaan sebagai bagian dari peningkatan standar layanan Daihatsu.

“Ini sejalan dengan prestasi Daihatsu di tahun 2014 yang mampu mempertahankan posisi kedua penjualan otomotif nasional. Posisi itu sudah dipegang Daihatsu enam tahun berturut-turut sejak 2009,” ujar Djoni dalam acara peresmian “9 in 1” outlet Daihatsu yang dipusatkan di outlet Daihatsu Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (17/12).

Selain outlet di Kelapa Gading, delapan outlet lainnya yang diresmikan secara bersamaan yakni Tunas Daihatsu Jl Perintis Kemerdekaan (Jakarta), Astra Daihatsu Bandung Jl Setiabudi (Jawa Barat), Astra Daihatsu Serang (Banten), Astra Daihatsu Gorontalo, Tunas Daihatsu Garut (Jawa Barat), Capella Daihatsu Padangsidimpuan (Sumatera Utara), Serba Mulia Auto Daihatsu Jayapura (Papua), dan Kharisma Sejahtera Daihatsu Bojonegoro (Jawa Timur).

Djoni menjelaskan, walaupun secara besaran pasar tidak terdapat perbedaan signifikan dari tahun lalu, namun tahun ini banyak hadir produk-produk baru yang membuat tingkat kompetisi di pasar otomotif menjadi sangat ketat. Dalam kondisi ini, hanya dua merek dari lima besar merek otomotif Indonesia yang membukukan pertumbuhan wholesales yang positif, salah satunya Daihatsu.

Berdasarkan catatan, selama periode 11 bulan atau Januari hingga November 2014, wholesales Daihatsu mencapai 172.058 unit atau naik 1% ketimbang periode yang sama tahun lalu sebesar 171.195 unit. Sementara penjualan ritel Daihatsu mencapai 168.324 unit, atau naik 3% ketimbang periode yang sama 2013 sebanyak 163.954 unit. Kontributor utama penjualan Daihatsu masih sama dengan sebelumnya yakni Gran Max, Xenia, Ayla, dan Terios.

Untuk wholesales periode Januari-November 2014 kontribusi penjualan Gran Max mencapai 64.047 unit atau 37,23% yang merupakan gabungan dari Gran Max Pick Up sebanyak 50.961 unit (29,62%) dan Gran Max Minibus 13.086 unit (7,61%). Kontributor berikutnya adalah MPV All New Xenia sebanyak 44.548 unit (25,89%), sedangkan Astra Daihatsu Ayla menduduki posisi ketiga dengan meraih 38.439 unit atau berkontribusi 22,34%. Selanjutnya adalah SUV Daihatsu Terios menyumbang 17.647 unit (10,26%), lalu Daihatsu New Luxio sebanyak 3.990 unit (2,32%), dan Sirion 3.387 unit atau 1,97%.

Sebelumnya, Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra mengakui, Daihatsu malah mendapat berkah dengan kenaikan BBM. Soalnya penjualan Daihatsu malah naik tiga persen.

Dijelaskan, pascakenaikan BBM pertengahan November lalu, pasar otomotif tergerus. Hingga akhir November, penjualan otomotif nasional turun tiga persen ketimbang Oktober. Pada Oktober lalu, penjualan ritel otomotif nasional sebanyak 98.800 unit, namun pada November menjadi 95.500 unit. Namun, penjualan Daihatsu malah sebaliknya, naik tiga persen. Pada Oktober lalu, penjualan Daihatsu sekitar 15.100 unit dan pada November naik menjadi 15.518 unit.

Kenaikan juga terjadi pada pangsa pasar Daihatsu. Pada November, pangsa pasar Daihatsu mencapai 16,2% atau naik 0,9% dari bulan sebelumnya. Dengan angka itu, berarti sepanjang Januari hingga November 2014, pangsa pasar Daihatsu mencapai 15,4% dan tetap di posisi kedua penjualan otomotif nasional di bawah Toyota.

Kontribusi terbesar penjualan Daihatsu tetap sama dalam beberapa bulan ini. Kontribusi terbesar masih dipegang Gran Max, terutama varian pikap. Gran Max memberi kontribusi sekitar 35%, lalu penjualan terbesar kedua masih All New Xenia sekitar 26%, dan tempat ketiga ada Daihatsu Ayla yang memberi kontribusi 23,7%.