DBS Raih Penghargaan; Bank Terbaik Se-Asia Pasifik

DBS Raih Penghargaan; Bank Terbaik Se-Asia Pasifik

Jakarta, Kabarindo- Bank DBS dianugerahi sebagai ‘Bank Terbaik di Asia Pasifik’ oleh Global Finance, sebuah majalah yang berbasis di New York, dalam acara tahunan World’s Best Banks Awards 2014.

Ini adalah pertama kalinya bank asal Asia memenangkan penghargaan bergengsi tersebut sejak lahirnya acara penganugerahan ini 21 tahun lalu. DBS juga meraih gelar ‘Bank Terbaik di Singapura’.

Penghargaan ini menjadi tolok ukur bagi kemajuan pesat yang telah dibuat oleh DBS, terutama dalam memposisikan diri sebagai pusat perbankan Asia sekaligus memperkuat posisinya di Singapura, di mana DBS berasal.

Penghargaan Bank-Bank Terbaik di Dunia versi Global Finance bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada bank-bank yang menjadi pilihan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia dalam melaksanakan bisnis. Para pemenang diseleksi berdasarkan kriteria obyektif seperti pertumbuhan aset, profitabilitas, hubungan strategis, pelayanan konsumen, tingkat kompetitif harga, serta produk-produk inovatif. Sedangkan kriteria subyektif meliputi opini-opini dari analis ekuitas, analis peringkat kredit, konsultan perbankan serta para eksekutif dalam industri keuangan. Sebagai nilai tambah, untuk pertama kalinya, Global Finance melakukan survei pembaca untuk korporasi demi meningkatkan akurasi penilaian.

Joseph D. Giarraputo, penerbit dan direktur editorial Global Finance mengatakan, “Bank-bank yang mendapatkan penghargaan dari Global Finance mampu menunjukkan keunggulan dengan memberikan antisipasi dan respons atas kebutuhan khusus pelanggannya. Dengan kondisi perbaikan krisis keuangan yang masih berjalan lambat, bank-bank ini mampu menunjukkan performa terbaik dalam kondisi yang sulit.”

Selama empat tahun berturut-turut, DBS telah menunjukkan perkembangan pesat sejak menetapkan prioritas strategis perusahaan pada 2010. Pada 2013, DBS mencatat rekor laba bersih mencapai SGD 3,5 miliar (tertinggi dibanding seluruh bank di Singapura) dan total pendapatan meningkat 11 persen, mencapai rekor baru SGD 8,9 miliar. Pertumbuhan dua angka (double digit) tersebut menunjukkan kekuatan dan ketahanan kantor-kantor regional DBS di semua lini bisnis dalam kondisi pasar yang tidak pasti dan suku bunga yang rendah. Dalam kondisi operasional yang cukup menantang, DBS mencapai rekor pendapatan tertingginya  dalam consumer banking, wealth, SME banking dan pelayanan transaksi global (global transaction services/GTS). DBS juga terus mempertahankan posisinya sebagai pemain terdepan sebagai penasihat strategis, sindikasi keuangan, pertukaran mata uang, dan produk derivatif, begitu juga untuk pembiayaan utang dan pasar modal.

Untuk memastikan bahwa kepentingan klien adalah nomor satu selama melaksanakan aktivitas perbankan dengan DBS, perusahaan menjadikan inovasi di posisi teratas dalam setiap agenda. DBS juga terus mengembangkan infrastruktur serta teknologi agar konsumen semakin nyaman melakukan transaksi perbankan secara elektronik maupun langsung. Saat ini, DBS telah memiliki 2,4 juta pengguna fitur perbankan via internet dan 840.000 pengguna via ponsel di seluruh wilayah.
Pengembangan ini sekaligus memulai hubungan strategis DBS dengan para pemimpin pasar di industri teknologi, seperti IBM dan A*STAR, demi mengembangkan produk dan jasa yang baru dan inovatif untuk memenuhi kebutuhan klien.

Di sisi karyawan, DBS memberdayakan karyawannya untuk mengembangkan karier secara profesional dan pribadi. Rasio keterikatan karyawan (employee engagement) di DBS ada di peringkat 10% teratas dari semua lembaga keuangan dan perusahaan yang disurvei oleh konsultan penelitian internasional Gallup. DBS juga telah memenangkan Gallup Great Workplace Award untuk dua tahun berturut-turut pada 2013 dan 2014.

DBS juga berharap dapat memberikan nilai sosial jangka panjang kepada masyarakat di mana bank berada. Sebagai bagian dari upaya memperjuangkan pengembangan kewirausahaan sosial di seluruh Asia, sejak 2012, DBS telah menyediakan hampir SGD 2 juta dalam bentuk hibah kepada 59 usaha sosial di Asia. Awal tahun ini, DBS juga telah memberikan SGD 50 juta untuk mendirikan DBS Foundation demi memperkuat upaya tanggung jawab sosial perusahaan di seluruh Asia.

Piyush Gupta, CEO DBS Group Holdings, mengatakan, “DBS sangat senang telah dinobatkan sebagai Bank Terbaik di Singapura dan Asia-Pasifik. Selama empat tahun terakhir, DBS telah melakukan perubahan mendasar di perusahaan. Pendapatan dari pasar yang pertumbuhannya lebih tinggi, juga pendapatan dari bisnis dengan kontribusi yang lebih tinggi, tercatat meningkat. Menjadi bank Asia pertama yang mendapatkan penghargaan di kategori Asia-Pasifik menunjukkan bahwa DBS melaksanakan strategi dengan baik untuk menjadi Asian Bank of Choice untuk Asia yang Baru.”

Kekuatan DBS di seluruh wilayah tersebut juga telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah publikasi. Pada 2012, DBS dinobatkan sebagai 'Bank of the Year, Asia' oleh The Banker, dan merupakan bank Asia pertama yang diberi penghargaan 'Derivatives House of the Year, Asia ex-Japan’ oleh Risk Asia. Pada 2013, DBS masuk ke jajaran teratas bank-bank global yang menawarkan layanan trade finance di Asia, dan merupakan satu-satunya bank di Asia yang masuk peringkat tiga besar, menurut penelitian East & Partners Asia. DBS juga merupakan merek perbankan Singapura dan ASEAN yang paling berharga, menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh The Banker/Brand Finance. Sebagai tambahan, penggunaan modal bank yang baik telah mendapatkan penghargaan sebagai ‘Safest Bank in Asia' oleh Global Finance selama lima tahun berturut-turut pada 2009-2013.