Chelsea Islan; Jadi Pengusung Stop Bullying !

Chelsea Islan; Jadi Pengusung Stop Bullying !

Hotel Aryaduta Semanggi, Sudirman, Jakarta, Kabarindo- Indonesia masih menjadi peringkat ke-2 setelah Jepang.

Dari peringkat korban atau kasus bullying secara internasional, untuk itu ada aktor muda dan menarik sudah dipercayakan untuk banyak peran penting dan semua berhasil di pasar akhirnya juga menjadi korban bullying 4 tahun terakhir.

Anda pasti sudah mengenal pemeran dari Merry Riana, perempuan pemberani yang menjadi demonstran saat film Di Balik 98 beradu mulut dengan kakak iparnya sendiri yang seorang prajurit TNI, ataukah yang mendatang ia ikut berperan dalam film HOS Cokroaminoto dandari sinetron Sitkom atau beberapa film lainnya.

Siang tadi, Chelsea Elizabeth Islan (19 tahun) bersua dengan media dan menegaskan ingin jadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak selain dalam waktu dekat menjadi Sutradara Perempuan. Tidak hanya menjadi aktor laris 2014-2015 ini, Chelsea juga adalah bintang iklan dan duta dari Pink Love yang sparkling dan cerdas serta membanggakan.

Ditemani Samantha Barbara sebagai isteri dari Chelsea memberikan keterangan pers akan pemberitaan berita video mirip Chelsea Islan sejak sepekan terakhir ini.

Acara dihadiri oleh Triawan Munaf selaku Kepada Badan Ekonomi Kreatif- BEkRAF, psikolog Lyvia bersama dengan para filmaker dan aktor seperti Lukman Sardi, Reza Rahadian, Robby Ertanto, Joe Taslim bersama dengan lainnya. Mereka semua ikut mendukung upaya Chelsea untuk Stop Bullying.....!

"Video itu diakui sejak Chelsea berusia 15 tahun dan tanpa sepengetahuan dan seijin Chelsea, berkenaan dengan itu pihak keluarga telah mengambil tindakan yang diperlukan. Sudah 4 tahun terakhir ini menolak menjadi korban bullying berkenaan dengan video yang sudah lama itu dan anak saya Chelsea ingin menjadi suara bagi para korban bullying dan itu akan menjadi masa lalu dan itu bukan masa depan Chelsea," papar Samantha Barbara sebagai bunda Chelsea.

Psikolog Lyvia menekankan bahwa persoalan Bullying ini memang harus dihentiksan saat ini juga dan tentu saja harus menjadi perhatian semua pihak agar anak-anak dan perempuan Indonesia tidak dilecehkan dan mendapat perlakuan bullying.

"Ada petisi dari Change.Org tentang ibu yang melaporkan anaknya yang menjadi korban bullying dan sampai meninggal, ini fakta yang ada di tanah air. Saya bangga dengan Chelsea dengan ketegaran dan keinginannya untuk menkampanyekan Stop Bullying dan berharap agar bisa menjadi survival dan semua pihak harus bisa berempati," papar Lyvia sebagai psikolog.

Membanggakan karena Chelsea pekan depan akan berangkat ke Melbourne untuk hadir sebagai Duta dan Ikon dari Festival Film Indonesia disana dan filmnya seperti Merry Riana dan Dibalik 98 akan diputar bersama dengan film-film lainnya. Redaksi pun mencatat bahwa Chelsea menjadi model atraktif dari poster IFF Melbourne dan membanggakan Indonesia.

"Saya mengenal Chelsea sebagai keluarga sendiri dan dari kejadian semua ini saya tidak mau nonton video tersebut karena pasti akan sama dengan pelaku dari Bully, saya berpesan bahwa pelaku adalah manusia rendahan dan jangan terpancing tapi Chelsea harus stand up dan harus lebih berprestasi," papar Triawan selaku Kepala BekRAF

Sementara itu kehadiran Lukman Sardi sebagai Ketua Rumah Aktor Indonesia- RAI sebagai empati dan berkoordinasi terus dengan pihak keluarga sebagai perlindungan bagi anggota dimana Chelsea sebagai anggotanya.

Akhirnya Chelsea menandaskan bahwa ia mensuarakan hak anak negeri untuk bebas dari ketakutan, bebas dari kekerasan dan bebas untuk berkarya. Ia ingin menjadi survival dan terus mengkampanyekan Stop Bullying.....!