Catatan Akhir Kuliah; Cinta Itu Skripsi Sam

Catatan Akhir Kuliah; Cinta Itu Skripsi Sam

XXI Epicentrum, Rasuna Said, Jakarta, Kabarindo- Sineasnya Jay Sukmo yang kini sudah resmi jadi sutradara yang sudah letih jadi astrada punya gaya tersendiri.

Ia menyutradarai Catatan Akhir Kuliah dari buku bestseller karya Sam Maulana berusaha sama atau persis dengan yang ia baca, skenario pun terlihat tidak fleksibel dengan selera penonton sehingga sosok pemeran Sam, kerap disapa Acho pun beda dari kesehariannya sebagai Comic yang komikal.

Acho tidak komikal dibuat Jay difilm yang berdurasi 60 menit lebih ini bermain dengan teknologi CGI yang lumayan namun redaksi mencatat musisi Budi Doremi jadi bulan-bulanan di film ini.

Tentu saja berharap musik lainnya pasti tidak akan jumpai malah yang fans berat ke Budi Doremi pasti suka film ini.

Persembahan dari sepenuh hati dengan menyampaikan cerita-cerita yang inspirasional  bahwa film sebagai karya seni yang mendidik bagi penikmatnya. Seperti nama Production house yang merilisnya Darihati Films.
 
" Film pertama saya ini bergenre komedi Motivasi dengan suguhan berbeda buat penikmat film indonesia dan memang saya buat seperti bukunya sehingga Acho sang pemeran Sam harus serius seperti itu," papar Jay humble.

Film perdananya ini dikemas layaknya sebuah skripsi, terdiri dari berbagai Bab seperti menyusun skripsi, dari Bab Pendahuluan sampai ditutup Bab Daftar pustaka.

Film ini memunculkan wajah-wajah segar di dunia perfilman yang sedikit banyak pernah memiliki pengalaman di beberapa produksi film lainnya. Deretan artis dan komik stand up seperti Muhadkly Acho, Abdur Arsyad, Ajun Perwira, Anjani Dina, Elyzia Mulachela, dan Andovi Da Lopez memeriahkan film ini.

Cinta itu laiknya membuat skripsi dengan gaya berbeda, Jay ingin membuat sesuatu yang beda dan tetap menghibur walau ada banyak catatan dari redaksi yang secara sinematografis cenderung membuat penonton akan kehilangan greget dalam menikmatinya.

Apakah itu gersangnya musik scoring yang cenderung tidak adaptif dengan lakon ataukah konflik yang dimunculkan berkutat pada sosok Sam saja.

Tapi itu semua dijawab lugas oleh Jay saat prescon selepas presscreening kemarin kepada redaksi bahwa ia punya cara tersendiri menyajikan karyanya ini yang cenderung ingin patuh tanpa banyak improvisasi.

Redaksi percaya apabila tim publisis dan para pemain menjaga hari pertama yakni Kamis mendatang dengan menjaring penonton sampai 100 ribu, dipastikan karya perdana Jay ini akan tembus 500 ribu penonton.

Catat tanggal mainnya, Kamis, 30 Juli mendatang di bioskop kesayangan Anda.........Dont Miss It...........


Ayo Nonton Film Indonesia............!