Candi Prambanan Kala Malam Hari; Kini Lebih Terang

Candi Prambanan Kala Malam Hari; Kini Lebih Terang

Yogyakarta, Kabarindo- Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta atau Klaten (Jawa Tengah) pada musim liburan kali ini.

Ayo berwisata atau melewati Candi Prambanan pada malam hari. Sebab, candi tersebut kini diterangi penyinaran dari 16 unit lampu (light emitting diode/LED).
Alhasil, pencahayanan yang dihasilkan mampu membuat relief yang terpahat pada candi terlihat sangat jelas, serta lebih indah dan megah.

Dibandingkan sebelumnya, lampu LED yang kini menerangi kompleks Candi Prambanan jauh lebih terang.
Sebelumnya, situs warisan dunia tersebut menggunakan lampu high intensity discharge (HID) untuk penerangannya. Lampu baru mampu berubah menjadi tiga warna dengan efek-efek tersendiri, yaitu platinum, perak, dan emas.

Uniknya lagi, kombinasi cahaya putih dan kuning lampu dapat diolah menjadi tujuh warna menarik. Lampu ramah lingkungan tersebut disumbangkan oleh Panasonic sebagai bentuk kerja sama dengan United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko.

Keindahan dan kemegahan Candi Prambanan pada malam hari kini pun lebih terasa apabila dinikmati sembari menyaksikan sendratari Ramayana. Sebab, dalam pertunjukannya, sendratasi tersebut menggunakan latar belakang Candi Prambanan kala malam hari.

Sendratari itu merupakan sebuah pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog, diangkat dari cerita Ramayana. Pengelola Candi Prambanan paling sering mementaskan Sendratari Ramayana sejak 1961.
Pertunjukan yang berdurasi selama dua jam dan melibatkan 100 penari profesional tersebut berkisah tentang perjalanan Rama ketika menyelamatkan istrinya, Sita (di Jawa biasa disebut Sinta) yang diculik oleh raja Alengka, Rahwana. Sendratari Ramayana Prambanan biasa digelar tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Namun, jika ingin melihat pementasan di panggung terbuka dengan latar belakang Candi Prambanan, sebaiknya Anda datang pada Mei hingga Oktober atau hanya pada bulan-bulan kemarau. Sebab, di luar bulan itu, candi dikhawatirkan terguyur hujan, sehingga pementasan pun diadakan di panggung tertutup. Untuk menyaksikan sendratari tersebut, pengunjung dikenakan harga Rp 100-350 ribu.

Sementara itu, kompleks Candi Prambanan terdiri atas beberapa candi Hindu dengan menara khasnya yang berbentuk seperti kerucut mengecil di bagin atasnya, yang dikenal sebagai salah satu kompleks candi terbesar di Jawa. Dibangun pada abad ke-9 selama periode perkembangan Hindu di Indonesia, kawasan ini dirancang untuk membentuk tiga kotak konsentris.

Dengan lebih dari 500 candi di dalamnya, kompleks Candi Prambanan tidak hanya menjadi harta arsitektur dan budaya saja, tetapi juga berdiri sebagai bukti signifikan dari kehidupan beragama yang damai di Indonesia.

Lebih Terang
Direktur Lighting Business Division Panasonic, Makoto Kitano mengatakan, setelah diukur, ternyata lampu LED yang dipasang di Prambanan lima kali lebih terang dibandingkan lampu sebelumnya, HID. Selain itu, lampu LED lebih hemat energi sekitar 30 persen.

Dengan LED, permaianan warna juga bisa dilakukan. Kelebihan lainnya, proyeksi LED dapat menyala dengan seketika dan memiliki umur pemakaian yang panjang hingga 40 ribu jam.

Candi Prambanan dipilih untuk dipasangi lampu LED oleh Panasonic karena aktivitas di dalamnya paling ramai dibandingkan situs-situs wisata bersejarah lainnya di Tanah Air. "Panasonic pun akan memberikan garansi maintenance selama tiga tahun," ucap Makoto di Yogyakarta, belum lama ini.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Laily Prihatiningtyas, menuturkan, pihaknya sangat senang dengan pemasangan LED dari tersebut. Kini, Prambanan terlihat semakin indah pada malam hari. "Harapan saya ke depan, kerja sama ini dapat diteruskan. Kita semua harus ikut melestarikan warisan budaya ini," kata Laily.

Direktur dan Perwakilan UNESCO Hubert Gizjen juga mengungkapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam pelestarian situs dunia, seperti Candi Prambanan. "Kami berharap, kerja sama seperti ini diperluas ke daerah lain yang punya situs-situs serupa. Situs seperti ini akan bermanfaat bagi generasi mendatang," ujarnya.

Candi Prambanan telah menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO sejak 1991. Pada 9 Oktober lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Panasonic Corporation, UNESCO, dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (Persero), telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) untuk mempromosikan konservasi dan peningkatan kesadaran untuk melindungi situs warisan dunia serta memberikan dukungan untuk generasi penerus seperti dilansir dari laman beritasatu.