Bulog Gencar Gelar Operasi Pasar Di Kuala Pembuang; Awesome.....!

Bulog Gencar Gelar Operasi Pasar Di Kuala Pembuang; Awesome.....!

Kuala Pembuang, Kalteng, Kabarindo- Badan Usaha Logistik Sub Divisi Regional Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menggelar operasi pasar di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan menyusul melonjaknya harga berbagai kebutuhan pokok di wilayah tersebut.

"Operasi pasar bertujuan untuk menstabilkan harga beberapa kebutuhan masyarakat yang saat ini sedang melambung tinggi," kata Kepala Bulog Sub Divre Sampit, Rusli Pisol di Kuala Pembuang, Minggu.

Ia mengatakan, sejumlah kebutuhan pokok yang dijual murah dalam operasi pasar adalah beras medium Rp7.900 per Kg, beras premium Rp9.000 per Kg, gula pasir Rp12.500 per Kg dan minyak goreng Rp13.000 per liter.

Selain itu, Bulog juga menjual cabai rawit dengan harga Rp80.000 per Kg, cabai keriting Rp60.000 per Kg, cabai merah besar Rp40.000 per Kg dan cabai hijau besar Rp20.000 per Kg.

"Khusus untuk cabai tidak hanya dijual kiloan, tapi masyarakat juga bisa membeli per ons," katanya.

Sejumlah kebutuhan masyarakat yang dijual Bulog dalam operasi pasar lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Seperti gula pasir yang dijual di pasar Rp13.500 per kilogram, dijual dalam operasi pasar Bulog Rp12.500 per kilogram.

"Sedangkan untuk cabai, selisih harga rata-rata Rp20.000 per kilogram jika dibandingkan dengan harga di pasaran," katanya.

Ia menegaskan, bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Seruyan, operasi pasar akan terus dilakukan selama harga kebutuhan pokok masyarakat masih tinggi di pasaran.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat membantu masyarakat, sehingga kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari dapat tetap terpenuhi," katanya.

Sementara, operasi pasar yang digelar Bulog di Pasar Sayur dan Ikan (SAIK) Kuala Pembuang sangat diminati masyarakat. Dalam hitungan jam, sejumlah kebutuhan pokok seperti gula pasir dan minyak goreng langsung habis terjual.

Dalam operasi pasar, Bulog menyediakan 100 kilogram gula pasir, empat dus minyak goreng dan satu ton beras seperti dilansir dari laman antaranews.