Bridge Of Spies; Kandidat Peraih Oscar 2016

Bridge Of Spies; Kandidat Peraih Oscar 2016

XXI Djakarta Theater, Sudirman, Jakarta, Kabarindo- Apalagi yang Anda harus sangsikan saat menikmati olahan rasa, detil lokasi dan property set dari adegan demi adegan film yang berjudul Gridge of Spies yang sudah mengundang decak kagum para kritikus film dunia.

Tidak hanya laman IMDB mengganjarnya dengan skor 8 bintang lebih tapi redaksi bersama dengan media ibukota lainnya terperangah dengan film yang berdasarkan true story, bagaimana tafsiran sineas gaek Steven Spielberg dari olahan skenario dari kisah nyata oleh Matt Charman, Ethan Coen dan Joel Coen begitu cair dan humanis.

Akting luar biasa dari aktor Mark Rylance yang memerankan soson agent Uni Sovyet saat Cold War bernama Rudolf Abel bersama pengacara asuransi, James B Donovan dan diperankan oleh Tom Hanks membuat drama panjang tidak terlalu melelahkan untuk diikuti.

Memang ada jembatan yang fenomenal dan ini terpatri dalam sejarah perseteruan Amerika Serikat dan Uni Sovyet di era perang dingin kedua negara adi daya tersebut.

Anda akan menikmati lirikan dan ekspresi dari Tom Hanks yang harus memilih peran yang tidak populis dan disenangi oleh ekosistem film tersebut karena saat ia membela Abel, sontak seluruh Amerika membencinya tapi apakah itu bertahan terus dan bagaimana upaya yang ia lakukan untuk Abel ?

Apakah Abel sang mata-mata lemah dan terlihat lebay seperti film spionase pada umumnya. Redaksi memuji film ini dengan pendekatan yang lebih humanis dan kali ini lebih mudah di cerna dan memang hanya penonton yang lahir di era 60 atau 70-an atau lebih yang bisa menyimaknya dengan senyum dan pemahaman dalam karena memang film ini diperuntukkan kepada penyuka film sejarah berdasarkan fakta kemanusiaan yang harus diapresiasi oleh dunia.

Sekali lagi, Amerika ingin membuktikan konstitusinya sangat demokrat dan berlaku universal dan tentu saja tidak tajam kebawah tapi tumpul ke atas ? Atau pemihakan diberikan hanya kepada warganya saja tapi justeru Anda sebagai penonton diberikan ruang untuk memberi apresiasi bahwa warga asing pun apalagi itu musuh berbahaya Amerika sekalipun tetap diperlakukan adil se-adil-adilnya di mata konstitusinya tempat hukum negeri Paman Sam itu berpijak.


Penasaran ?