Blue Screen Under Water Ala Jose Purnomo; Mendunia.........!

Blue Screen Under Water Ala Jose Purnomo; Mendunia.........!

Soraya Intercine, Menteng, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti ikut bangga dan terperangah dengan prestasi anak negeri yang diusung oleh Hits Maker dari ajang prestisius Screamfest Horror Film Festival di LA USA bulan lalu, 08 - 17 Oktober.

Jose Purnomo cs punya banyak cerita menarik yang patut Anda simak setelah film anyarnya 308 dapat disaksikan oleh publik dunia di Amerika Serikat yang menerbitkan banyak ulasan menarik di media dan pertanyaan yang diajukan oleh para produser, filmmaker dari Paramount dan peserta festival tersebut.

"Kita patut bangga ini persoalan ide dan memposisikannya dalam frame tiap adegan dengan perspektif yang saat pemunculan hantu melayang-layang di lorong mereka banyak pertanyakan dan memastikan berbudget mahal sampai US$ 50.000 untuk adegan itu saja dan pasti tidak dengan string (kabel) pasti ada teknik yang lain. Setelah saya jelaskan dengan gamblang tentang konsep yang saya sebut Blue Screen Under Water dimana adegan melayang-layang saya ambil di dalam air dengan kamera tahan air dengan blue screen sehingga dapat saya sesuaikan dengan komposisi atau latar lorong sehingga menghasilkan gambar yang spektakuler," jelas Jose Purnomo gamblang yang terharu dapat berada di tengah-tengah pusat industri film Amerika seperti Universal, Warner Bros jadi sudah seperti Silicon Valleynya Amerika.

Jose mengaku banyak belajar dan takjub dengan kemajuan festival film horror dunia dan memang harus punya festival sendiri dengan perspektif yang beda dengan film-film lainnya yang itu berarti masih sedikit sineas yang punya kemampuan sama dengan dirinya.

Dari preskon yang dihadiri oleh Rocky Soraya, Shandy Aulia dan Denny Sumargo juga mengungkap kebanggaan lainnya dengan tawaran salah seorang pemain utama film 308 untuk Shandy Aulia yang ditawarkan kontrak kerja dengan salah satu agency besar di Amerika CAA yang menangani aktris sekaliber Angelina Jolie dan Jennifer Aniston dan masih banyak lagi lainnya.

Selain itu redaksi juga banyak menjumpai pujian para kritikus, blogger dan pengamat dalam berbagai artikel seperti Riheam Jhuniati dengan judul tulisan '308' Blends Indonesian Folklore With Contemporary Scares, Rebekah McKendry,  Fred Godflash dengan judul tulisan Indonesia Gets Scary With 308, Sean Decker dengan dua tulisan, komentar film preview dari BloodEBastard yang dipublish 19 Oktober lalu, The Big bad Wolf dan lainnya.

Semua tulisan memuji dan tidak menyangka akan film yang begitu menakutkan dari cerita rakyat tentang Nyi Loro Kidul yang masih hidup sampai sekarang di Indonesia.

Menarik dari paparan lugas Rocky Soraya bahwa film 308 akan dibuat remakenya. "Membanggakan dari kerja cerdas publisis dan konsultan media menghasilkan film 308 akan dibuat lagi versi sutradara dan pemain Amerika dengan 90% akan dikerjakan serta lokasi syutingnya di Indonesia dimana salah satu pemainnya adalah Abigail Breslin," jelas Rocky sumringah.

Tak lupa mengingatkan dukungan pemerintah dan mengingatkan Anda semua yang belum menonton bisa menyaksikan lagi 21 November mendatang serentak seluruh Indonesia di jaringan bioskop 21.

Sembari mengakhiri info baik tersebut juga Anda harus ketahui adalah rilis film terbaru dari Soraya Intercine adalah Tenggelamnya Kapan Van Deer Wicjk rilis 19 Desember.


Bravo................!