Batu Akik Diminati Pasar E-Commerce; Sumbang 20 % Transaksi

Batu Akik Diminati Pasar E-Commerce; Sumbang 20 % Transaksi

Semarang, Kabarindo- Transaksi batu akik dan batu mulia menyumbang 20 persen dari total transaksi di bukalapak.com selama enam bulan terakhir, seiring dengan 'booming' batu akik.

"Akhir-akhir ini, batu akik ini memang jadi primadona di bukalapak.com," kata pendiri sekaligus Chief Executive Officer Bukalapak.com Achmad Zaky di Semarang, Minggu.

Hal itu diungkap pria kelahiran Sragen, 28 tahun silam itu, di sela "Bincang-Bincang dan Buka Puasa Bareng dengan CEO Bukalapak.com Achmad Zaky" di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang.

Bahkan, kata dia, transaksi jual-beli batu akik mencapai 20 persen dari total transaksi yang setiap bulan kini sudah mencapai tiga juta barang yang terjual.

"Ya, sekitar enam bulan belakangan ini akik banyak diperjual-belikan. Pengaruhnya, ya, dari 'booming' batu akik. Kami berharap tren batu akik ini akan bertahan cukup lama," katanya.

Zaky memprediksi tren batu akik akan cenderung mengalami sedikit penurunan, namun akan kembali terdongkrak dalam waktu tidak lama sehingga mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif.

Ia mengakui sektor industri kreatif di Jawa Tengah memang kurang, padahal potensinya yang besar didukung dengan jumlah warga setempat yang cukup besar.

"Kalau saya menilainya seperti 'macan tidur'. Sektor industri kreatif di Jateng ini sangat potensial karena penduduknya besar, namun sekarang ini masih sangat kurang," katanya.

Namun, kata dia, keberadaan 'online marketplace', seperti bukalapak.com memang cukup membantu mengangkat sektor industri kreatif dan diharapkan mampu mendongkrak potensi di Jateng.

"Sekarang ini, jumlah pelapak di bulapak.com sudah mencapai 270 ribu pelapak. Kami menargetkan jumlah transaksi sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp 2 triliun," kata Zaky seperti dilansir dari laman beritasatu.

Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky, alumnus Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB), bersama dua teman kuliahnya, yakni Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rasyid.

Sejak didirikan pada 2011, Zaky mengatakan bukalapak.com memang bertujuan memberdayakan usaha kecil dan menengah di Indonesia dengan memberikan wadah untuk mempertemukannya dengan pembeli.