Batik Indonesia; Pikat Masyarakat Budapest

Batik Indonesia; Pikat Masyarakat Budapest


Jakarta, Kabarindo- Batik Indonesia memikat masyarakat dunia. Dalam pagelaran Indonesian Days Expo di Pasar Csarnok, Budapest, Hongaria, masyarakat Budapest dan turis mancanegara memborong batik dan kerajinan tangan.
Indonesian Days Expo berlangsung tiga hari pada 12-14 Mei 2015 hasil kerja sama Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Budapest dan KBRI Hongaria.

Ekspo ini berhasil meraup transaksi langsung HUF 6 juta atau sekitar Rp 300 juta dan potensi kontrak bisnis. Kegiatan ini merupakan rangkaian Indonesian Days Charity Bazaar (8-9 Mei 2015) di Millenaris Teatrum, Budapest.

“Pasar Csarnok merupakan pasar tradisional terbesar di Hongaria. Kami ingin lebih mendekatkan produk Indonesia ke masyarakat Hongaria secara langsung,” jelas Kepala ITPC Budapest Hikmat Rijadi, beberapa waktu lalu.

Acara Indonesian Days Expo dibuat meriah. Setelah dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Budapest Wening Esthyprobo, Kepala ITPC Budapest Hikmat Rijadi menyuguhkan pertunjukan Tari Yapong dan Tari Tortor oleh masyarakat Indonesia di Budapest. Selain itu, ditayangkan pula pemutaran video promosi wisata Indonesia.

"Saya berharap penyelenggaraan Indonesian Days Expo tahun berikutnya akan lebih baik dan terus meningkat hasil transaksinya terutama kecintaan masyarakat Hongaria pada produk-produk Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya di depan pengunjung, Wening menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan kerja sama dengan Pemerintah Hongaria, khususnya pengelola Pasar Csarnok yang telah berjalan lebih dari 4 tahun. “Indonesian Days Expo ini makin mempertegas hubungan bilateral Indonesia dan Hongaria semakin baik dan menguat,” tutur Wening.

The Great Market Hall
Pasar Csarnok atau yang lebih dikenal dengan namaThe Great Market Hall atau Central Market Hall ("Nagycsarnok") adalah pasar tradisional indoor terbesar dan tertua di Budapest, Hongaria. Pembangunan pasar ini diprakarsai Walikota Pertama Budapest, Károly Kamermayer.

Bangunan pasar ini dirancang dan dibangun oleh Samu Pecz pada 1897. Pasar Csarnok ini berukuran 10.000 m2 dan memiliki tiga lantai yang menawarkan berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari dan suvenir. Menurut survei CNN, Pasar Csarnok ini merupakan salah satu pasar terbaik dan terpopuler di Eropa yang dikunjungi sekitar 30.000 pengunjung setiap harinya.

Pasar ini buka setiap harinya dari pukul 6 pagi hingga pukul 5 atau 6 sore dan tutup pada hari Minggu dan libur nasional.