Bank Mandiri 2014; Rilis Ribuan Wirausahawan Baru

Bank Mandiri 2014; Rilis Ribuan Wirausahawan Baru

Jakarta, Kabarindo- PT Bank Mandiri telah melahirkan ribuan wirausahawan baru melalui program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) yang digelar sejak tahun 2007.

Hal itu dilakukan sebagai komitmen Bank Mandiri dalam menciptakan wirausahawan terus diwujudkan.

Tahun ini, program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dan Mandiri Young Technopreneur (MYT) 2013 telah melahirkan 10 Pemenang.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarif Hasan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan didampingi Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin dan disaksikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istora Senayan Jakarta, Rabu (15/1).

"Para pemenang ini merupakan hasil seleksi dari 54 finalis WMM dan 10 finalis MYT yang disaring dari 6.745 peserta WMM dan 837 tim peserta MYT dari 516 perguruan tinggi di seluruh Indonesia," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin di sela acara tersebut.

Proses penyeleksian pemenang dilakukan di 10 kota, yaitu Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar dan Jayapura.

Untuk penjurian dilakukan di tingkat nasional pada 13 Januari 2014 di Jakarta, dengan juri yang berasal dari beragam profesi, seperti jurnalis, pengusaha, akademisi serta pejabat pemerintah.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa program WMM ini merupakan program strategis dari pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR).

Program ini, kata dia, mampu mengubah cara pandang mahasiswa tentang wirausaha, menjadikan sektor UMKM sebagi sektor idaman untuk berkarya serta dapat meningkatkan kualitas dan jumlah pengusaha kecil.

“Program ini tidak hanya kebanggaan bagi Bank Mandiri, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang memiliki generasi muda kreatif dan mampu berkontribusi pada masyarakat sekitar. Kami optimis program WMM maupun MYT, akan semakin menginspirasi generasi muda untuk menjadi pencipta lapangan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke arah yang jauh lebih baik,” tutur Budi seperti dilansir dari laman jpnn.