Bandara Halim; Siap Layani Penerbangan Domestik

Bandara Halim; Siap Layani Penerbangan Domestik

Jakarta, Kabarindo- Bandara Halim Perdana Kusuma dipastikan mulai melayani penerbangan komersial domestik pada Rabu (10/1).

Dari empat maskapai yang menyatakan kesanggupannya beroperasi di bandara tersebut, hanya Citilink yang dipastikan mulai melayani penerbangan untuk Januari ini. Sebagai permulaan, Citilink akan melayani penerbangan tujuan Semarang, Yogyakarta, dan Malang. Sementara tiga maskapai lainnya, yakni Garuda Indonesia, Air Asia, dan Batik Air secara bertahap akan beroperasi pada bulan berikutnya.

Wakil Presiden RI Boediono yang meninjau langsung kesiapan Bandara Halim Perdana Kusuma, Selasa (7/1), menyampaikan, Bandara Halim Perdana Kusuma sudah siap menjadi bandara komersial untuk penerbangan domestik.

"Sekarang saya mengecek kesiapan bandara. Saya melihat persiapan sudah bagus, semoga bisa lancar. Sesuai rencana Angkasa Pura, bandara ini mulai dibuka pada 10 Januari nanti. Saya melihat sudah siap," katanya.

Boediono menjelaskan, dioperasikannya Bandara Halim sebagai bandara penerbangan komersil tujuan domestik merupakan langkah jangka menengah untuk mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Soekarno Hatta.

Seringkali, padatnya penerbangan di Soekarno Hatta berakibat mundurnya jadwal penerbangan. Sebagai langkah jangka panjang, Boediono menyatakan pemerintah akan memperluas Bandara Halim agar dapat melayani kebutuhan warga di wilayah Jabodetabek.

"Ini tentu adalah langkah menengah saja. Jangka panjang, pembangunan lebih luas untuk layani cakupan Jabodetabek," jelasnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti Singayuda Gumay menyatakan, kapasitas Bandara Halim dapat melayani 10 slot penerbangan per jam atau 126 slot penerbangan setiap harinya. Meski belum mengetahui rute penerbangan setiap maskapai, Herry menegaskan, Bandara Halim hanya untuk mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta, bukan membuka rute baru.

"Untuk rute mananya belum tahu, tapi syaratnya tak boleh buka rute baru. Halim hanya untuk mengalihkan penerbangan yang ada di Bandara Soekarno Hatta saja," katanya.

Herry mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta terutama untuk mengevaluasi kepadatan lalu lintas kendaraan ke Bandara Halim. Saat ini, kata Herry hanya Jalan Halim Perdanakusuma yang menjadi akses menuju bandara.

"Sembari berjalan akan kita evaluasi. Demikian pula dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami juga akan koordinasi, untuk mengatasi kemungkinan kepadatan lalu lintas ke menuju Bandara Halim. Nanti kami akan tetap evaluasi dengan seluruh stakeholder," katanya seperti dilansir dari laman beritasatu.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura II Halim Perdanakusuma Iwan Krishadianto mengatakan, berbagai fasilitas untuk melayani penerbangan telah tersedia di Bandara Halim, seperti check in, ticketing, dan x-ray. Selain itu, Iwan mengatakan, terdapat lahan seluas 26.626 meter persegi yang disediakan sebagai lahan parkir.

"Nanti area parkir bisa menampung 500 mobil dan 1.500 sepeda motor," katanya seperti dilansir dari laman beritasatu.