Balinale 2016; Ajang Film Indonesia Mendunia

Balinale 2016; Ajang Film Indonesia Mendunia

Cinemaxx FX Mall, Senayan, Jakarta, Kabarindo- Anda pasti bangga saat Copy of My Mind, My Stupid Boss, The Promise, atau Negeri Van Oranje sudah mendunia ?

Semua film nasional di atas berkesempatan mendunia, laiknya pernyataan dari Wulan Guritno dan hadir bersama Ferry Salim yang menyebut ajang Balinale 2016 menjadi peluang penting mengusung film nasional ke mancanegara.

Balinale 2016 ini untuk pertama kalinya film-film seperti Firegate: Piramid Gunung Padang, The Perfect Dream, dan Trinity, The Nekad Traveler akan ditayangkan cuplikannya.

Kalau Yogyakarta punya Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF), Bandung punya Festival Film Bandung begitupun daerah lainnya atau Jakarta dengan Jakarta International Film Festival (JiFFest), Bali juga memiliki Bali International Film Festival (BIFF).

Tak terasa sudah menginjak usia 1Dekade, ini adalah edisi ke-10 dari tanggal 24-30 September 2016 di Cinemaxx, Lippo Mall Kuta.

Dari segi jumlah partisipan, edisi satu dekade ini menghadirkan lebih banyak peserta. Tercatat 31 negara siap berpartisipasi memboyong 106 film untuk memeriahkan acara.

Bertajuk No Boundaries sebanyak 26 negara nimbrung dan menghasilkan 105 film untuk diputar.

"Sangat istimewa karena lebih banyak negara lain yang ikut. Lebih dari 100 film akan mewakili 31 negara dalam program festival tahun ini," terang Inneke Indriyani didampingi oleh Deborah menyebut keikutsertaan selain Indonesia, antara lain Amerika Serikat, Australia, Brasil, Ekuador, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, Tiongkok, Israel, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Kroasia, Kanada, Selandia Baru, dan beberapa negara di kawasan Afrika.

Deretan film tersebut bergabung dengan beberapa sinema dari kawasan lain yang masuk dalam program "Asian Premiere", yaitu Early Winter (produksi Australia/Kanada), Rigoberta Menchu: Daughter of the Maya (Amerika Serikat), Mr. Gaga (Israel), Elle (Perancis), dan Hunt for the Wilderpeople (Selandia Baru).

Sebagai festival berkelas internasional yang berafiliasi dengan Motion Picture Association, Asia Pacific Screen Awards, ASEAN International Film Festival and Awards, Asian Film Commissions Network, American Film Showcase, dan Sundance Institute's Film Forward, Balinale merupakan wadah tempat bertemunya para pekerja film dari berbagai negara.

Tak terasa sejak pertama kali digelar pada 2007, Balinale bertujuan mengundang sutradara dari luar negeri untuk memutar film mereka di Indonesia, sekaligus mengenalkan keindahan alam serta budaya Indonesia.

Balinale juga dimaksudkan sebagai wadah untuk mengembangkan pemahaman dan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi, hak asasi manusia dan hak kekayaan intelektual, serta mendorong rasa hormat lintas budaya dan toleransi melalui lokakarya, seminar, dan festival film.

Tanpa Batas artinya tidak ada batasan dalam berkreativitas untuk berekspresi.

Melalu Balinale, memperkenalkan film Indonesia pada sineas asing dan banyak lokakarya dan workshop bisa diikuti oleh para peserta.


Penasaran, klik saja www.balinale.com