Baidu Indonesia-CAMIA; Siap Gelar China-Indonesia Mobile Game Conference

Baidu Indonesia-CAMIA; Siap Gelar China-Indonesia Mobile Game Conference

Surabaya, Kabarindo- Untuk pertama kalinya, China-Indonesia Mobile Game Conference akan dihelat di Indonesia pada 26 Agustus 2015 di Century Park Hotel Jakarta.
 
Konferensi akbar ini diprakarsai oleh China-ASEAN Mobile Internet Industry Alliance (CAMIA) bekerja sama dengan Baidu Indonesia.
 
China-Indonesia Mobile Game Conference merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh CAMIA. Event tersebut akan mempertemukan para pelaku industri mobile game di Indonesia dan Tiongkok, termasuk kalangan perusahaan, startup serta wirausaha yang bergerak di bidang pengembangan mobile game dan aplikasi.
 
CAMIA didirikan pada 2014 atas prakarsa pemerintah Tiongkok serta para pemimpin bidang ilmu pengetahuan dan teknologi dari berbagai negara ASEAN. Tujuannya mengembangkan industri mobile internet di Tiongkok dan negara-negara ASEAN. Sebelum menggelar konferensi di Indonesia, CAMIA telah mengadakan beberapa kegiatan serupa, seperti China-Thailand Matchmaking on Mobile Games and Mobile Applications di Bangkok, Thailand, pada Juli tahun lalu.
 
“Kami melihat potensi industri mobile game di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, sangat besar. Kami yakin, ajang ini dapat membantu para pemain di industri terkait untuk berkembang lebih besar lagi,” ujar Juliana Lee, Asisten Sekretaris Jenderal CAMIA, dalam rilis yang diterima pada Rabu (19/8/2015).
 
Menurut Lee, Indonesia merupakan negara dengan pasar game dan populasi penduduk terbesar di Asia Tenggara. Tingkat pertumbuhan pendapatan pasar mobile game di Indonesia tahun lalu mencapai 120% atau yang terpesat di Asia Tenggara. CAMIA melihat pasar mobile game di Indonesia terbuka luas untuk semua pemain, baik bagi para pengembang game lokal maupun perusahaan-perusahaan asing.
 
Di ajang tersebut, Baidu Indonesia akan memaparkan hasil risetnya mengenai kebiasaan para pengguna mobile di Indonesia, yang dapat menjadi referensi berharga bagi para pengembang game dan aplikasi mobile. Juga akan dipaparkan fitur-fitur khusus dalam platform MoboMarket yang disediakan bagi para pengembang aplikasi lokal.
 
“Kami mengembangkan MoboMarket sebagai toko aplikasi yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Kami terus berupaya menghadirkan toko aplikasi terbaik bagi para pengguna dan pengembang aplikasi, antara lain dengan mengadakan user reward program serta menyediakan beragam benefit dan fitur khusus bagi para pengembang aplikasi,” ujar Bao Jianlei, Director Baidu Indonesia.

MoboMarket mulai diperkenalkan di Indonesia pada Februari 2014 sebagai toko aplikasi alternatif bagi para pengguna Android di Indonesia. Hingga akhir Juni 2015, MoboMarket telah menyediakan lebih dari 500.000 koleksi aplikasi, lebih dari 1.000 di antaranya merupakan aplikasi lokal.
 
MoboMarket telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki lebih dari 4 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia. MoboMarket juga telah bekerja sama dengan lebih dari 250 pengembang aplikasi lokal.