BTS XL Di Simeulue; Di Resmikan Oleh Menkominfo RI

BTS XL Di Simeulue; Di Resmikan Oleh Menkominfo RI

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk membangun dan mengoperasikan infrastruktur di daerah terpencil dan perbatasan, termasuk pulau-pulau terluar.
 
Untuk itu, XL menambah infrastruktur jaringan data dan internet di Pulau Simeulue, Nanggroe Aceh Darussalam yang telah diresmikan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara.
 
BTS yang diresmikan Menkominfo berlokasi di lingkungan Makolanal Simeulue yang ditopang pada menara setinggi 30 meter. Di sini terdapat Pangkalan TNI AL, beberapa sekolah dan pemukiman warga. Dengan BTS baru ini, masyarakat di Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur, bisa mengakses layanan XL, termasuk internet cepat. Di Simeuleu, XL memiliki 3 BTS 3G & 2 BTS 2G. Koneksi untuk layanan di pulau ini menggunakan satelit.
 
Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, berharap penambahan BTS 3G di sana dapat membantu masyarakat dalam mengakses informasi dan mendukung promosi daerah. Simeulue berpenduduk kurang dari 90 ribu jiwa, namun memiliki sejumlah potensi besar, antara lain di bidang pariwisata, berupa ombak bagus yang cocok untuk olahraga selancar. Ombak di Simeulue sudah dikenal di kalangan para peselancar asing dan secara rutin mereka datang ke sana. Pulau ini juga memiliki potensi besar di bidang perikanan, salah satunya dalam budidaya udang lobster. Di perkebunan, warga secara turun-temurun antara lain menanam cengkeh.
 
Dian mengatakan dalam rilis yang diterima pada Senin (26/10/2015), XL sudah melayani warga Simeulue sejak September 2008. Di sini juga ada pangkalan TNI AL yang menjaga wilayah kedaulatan NKRI. Layanan XL dapat mendukung kegiatan masyarakat yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
Saat ini XL juga melayani masyarakat di pulau-pulau terluar seperti Pulau Weh - Sabang (NAD), Nias (Sumut), Kepulauan Natuna (Kepri), sejumlah pulau yang berbatasan dengan parairan Singapura dan Malaysia (Kepri), Sebatik (Kaltara) serta Biak (Papua). Di perbatasan darat dengan negara tetangga, layanan XL ada di Entikong (Kalbar), Jayapura dan Merauke (Papua).
 
XL mengusulkan konsep layanan digital “Pantau Laut” untuk diterapkan di pulau-pulau terluar Indonesia. Konsep ini berupa layanan interintegrasi berbasis telekomunikasi dan data digital yang bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi keberadaan kapal asing di perairan Indonesia. Konsep layanan digital ini bisa diterapkan oleh instansi terkait di bidang pertahanan keamanan, kelautan dan perikanan.
 
XL juga menawarkan konsep sosialisasi kebijakan terkait pencegahan pencurian ikan oleh pemerintah Indonesia kepada komunitas-komunitas nelayan di negara-negara tetangga. Dukungan oleh XL bisa dilakukan bekerja sama dengan operator di beberapa negara tetangga dalam Grup Axiata Bhd.
 
Nantinya dalam mengembangkan kontribusi perusahaan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar, XL akan menerapkan layanan digital yang mampu memaksimalkan pemberdayaan potensi masing-masing daerah.