BTN Property Expo 2015; Targetkan Transaksi Rp 1,5 Triliun

BTN Property Expo 2015; Targetkan Transaksi Rp 1,5 Triliun

Jakarta, Kabarindo- Bank BTN kembali menyelenggarakan pameran properti bertajuk BTN Property Expo 2015, 15-23 Agustus 2015, di Jakarta Convention Center.

Pameran Properti yang merupakan ajang kelima ini ditargetkan meraup transaksi sekitar Rp 1,5 triliun.

"Kebutuhan rumah akan terus berjalan, tumbuh, dan naik melebihi pasokan yang ada di pasar. Kami siap memberikan dukungan pembiayaan dan untuk itulah pameran ini digelar dengan target realisasi KPR selama pameran sekitar Rp1,5 Triliun," kata Maryono, Direktur Utama Bank BTN, usai membuka BTN Property Expo 2015 di Jakarta, Sabtu (15/8).

Maryono menambahkan, BTN Property Expo 2015 ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sama yang telah dilakukan Bank BTN pada tahun 2011, 2012, 2013, dan 2014. Respons masyarakat dan para pelaku industri perumahan terhadap event tersebut sangat besar. Animo masyarakat sangat besar sekali untuk pameran seperti ini. Apalagi pada kegiatan seperti ini banyak fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan untuk transaksi selama pameran berlangsung.

Minat masyarakat untuk memiliki rumah begitu besar sekali. Entah itu untuk kebutuhan tempat tinggal ataupun sarana investasi bagi mereka. Ini merupakan potensi yang perlu didorong oleh para pelaku pembangunan perumahan agar pasar rumah selalu siap untuk dibeli oleh masyarakat yang membutuhkan. "Kami akan siap memberikan dukungan pembiayaan sekaligus mendorong kepada para pengembang untuk terus membangun rumah untuk masyarakat," tuturnya.

BTN Property Expo 2015 didukung oleh lebih dari 500 pengembang yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Banten, Bandung, Sukabumi, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Balikpapan, Samarinda, Kendari, dan Medan. Sementara itu, telah siap 162 stan pameran rumah siap jual baik secara tunai ataupun KPR.

Bank BTN tetap konsisten terhadap core business-nya dalam bidang pembiayaan perumahan. Kinerja Perseroan semester I 2015 masih menunjukkan konsistensi Bank BTN pada bisnis utamanya tersebut. Ini dapat dilihat dari porsi pembiayaan pada kredit perumahan masih mendominasi dengan komposisi 89,52% atau sebesar Rp 112,903 triliun dari total kredit yang disalurkan perseroan selama semester I 2015 sebesar Rp 126,125 triliun. Sementara sisanya yang sebesar 10,48% atau sebesar Rp 13,223 triliun disalurkan untuk pembiayaan kredit nonperumahan.

Berdasarkan data per 30 Maret 2015 Bank BTN masih menguasai pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Pangsa pasar Bank BTN tercatat 28,4%. Sementara untuk pasar rumah bersubsidi yang menjadi program Pemerintah, Bank BTN menguasai pasar lebih dari 98% dan 2% sisanya dikuasai oleh bank lainnya. Walaupun porsi untuk kredit rumah bersubsidi ini semua bank diberikan kesempatan yang sama untuk memberikan dukungannya, Bank BTN tetap mendominasi dalam pembiayaannya seperti dilansir dari laman beritasatu.