BPPT Kembangkan Teknologi; Siap Atasi Gangguan Kelistrikan

BPPT Kembangkan Teknologi; Siap Atasi Gangguan Kelistrikan

Jakarta, Kabarindo- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengembangkan peralatan penunjang kualitas daya berupa Dynamic Voltage Restorer (DVR) untuk mengatasi gangguan kelistrikan.

Rancang bangun ini dikatakan Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi BPPT, MAM Oktaufik,didasari adanya keinginan perbaikan kualitas tegangan listrik.

"Ini juga seiring meningkatnya kebutuhan dan ketergantungan terhadap energi listrik," katanya di sela-sela acara Optimalisasi Pengoperasian Sistem Kelistrikan dengan Teknologi Smart Grid dan Peranan Power Quality dalam Peningkatan Produktivitas Industri di Jakarta, Rabu (26/3).

Hal senada dikatakan perekayasa bidang rekayasa sistem Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi BPPT, Eka Rakhman Priandana. Dia mengungkapkan DVR merupakan alat yang mampu mencegah kegagalan kualitas daya berupa 'sag' atau kedip maupun 'swell' atau lonjakan tegangan, baik pada tegangan rendah (220 Volt atau 380 Volt) atau tegangan menengah distribusi (10 kV).

Menurut Eka saat tegangan sumber mendadak turun atau melonjak dalam hitungan milidetik, DVR bisa memperbaiki dan membantu agar tegangan beban tetap stabil sesuai referensinya.

"Jika kedip tegangan listrik terjadi pada peralatan industri akan menyebabkan kerugian besar," katanya.

Kerugian tersebut karena kedip listrik atau hilangnya tegangan listrik dalam waktu milidetik akan menyebabkan kegagalan proses produksi. Sebab pada umumnya pihak industri menggunakan peralatan sistem kendali berbasis komputer yang sangat sensitif terhadap kualitas tegangan sumber.

DVR ini bekerja layaknya seperti Uninterruptible Power Supply (UPS) namun dengan respon dinamis yang lebih cepat. Meski tidak dapat membackup listrik lebih lama seperti UPS, DVR sudah sangat handal jika hanya untuk mengatasi kedip tegangan. Hal lain yang terpenting adalah nilai investasinya jauh lebih murah daripada UPS karena DVR tidak menggunakan baterai sebagai penyimpan energinya.

DVR cukup menggunakan super kapasitor dimana sumber energinya diambil dari sumber listrik yang akan diperbaiki kualitas dayanya seperti dilansir dari laman beritasatu.