BBPJN VIII; Siap Amankan Jalur Lebaran Di Jawa Timur

BBPJN VIII; Siap Amankan Jalur Lebaran Di Jawa Timur

Surabaya, Kabarindo- Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII siap mengamankan jalur Lebaran 2017 di Jawa Timur.
 
Kesiapan ini diungkapkan Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I BBPJN VIII, Sjofva Rosliansjah. Ia mengatakan, seluruh komponen prasarana telah disiapkan dengan matang baik personil, kendaraan patroli maupun alat berat yang siap dimobilisasi selama 24 jam bila ada kejadian yang membutuhkan penanganan cepat, seperti longsor dan lainnya.
 
“Sekitar 300 personil disiapkan untuk mengamankan jalur Lebaran yang terdiri dari  unsur petugas posko Lebaran, posko alat berat, penilik jalan, satker PPK dan kontraktor,” ujarnya pada Senin (19/6/2017).
 
Sjofva menyebutkan, BBPJN VIII sudah membangun 26 posko Lebaran dan 24 posko alat berat yang tersebar di ruas jalan nasional provinsi Jawa Timur untuk kegiatan tanggap darurat.  Semua posko sudah berdiri pada H-14 Lebaran.
 
Ia berharap, semua rencana yang telah disusun dapat dilaksanakan secara baik sehingga  masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
 
“Perayaan Idul Fitri bagi masyarakat Indonesia bukan hanya sebagai momentum keagamaan, tapi sudah berkembang menjadi bagian tradisi atau budaya, sehingga mudik ke kampung halaman untuk bersilahturahmi menjadi hal yang wajib dilakukan setiap tahun,” ujar Sjofva.
 
Hal itu berdampak terhadap arus pergerakan orang dan barang, mobilitas transportasi serta transaksi perekonomian pada waktu sebelum maupun setelah Idul Fitri. Untuk mendukung hal itu, perlu ditingkatkan kesiapan dan kemantapan jalan nasional untuk mempercepat waktu tempuh antar kota serta menekan jumlah kecelakaan dan kemacetan.
 
Ia menjamin, hampir seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap termasuk kelengkapan jalan antara lain marka jalan sudah dicat ulang, sehingga siap menampung arus mudik. Namun ia meminta Tim Pelayanan Jalan Jalur lebaran untuk terus menjaga kondisi tersebut.
 
Arus mudik lebaran diperkirakan berlangsung pada H-10 sampai dengan H+10. Puncaknya terjadi pada H-2 dan arus balik pada H+5.