Awal Semula; Jadi Film NOAH Yang Menginspirasi......!

Awal Semula; Jadi Film NOAH Yang Menginspirasi......!

Epicentrum XXI, Rasuna Said, Jakarta, Kabarindo- Ariel atau Nazriel Irham pasca keluar dari Peterpan dan meraih 'gelar' alumnus Rutan Kebon Waru Bandung.

Tidak hanya simpati fansnya dan para pecinta pop beserta seluruh pekerja seni yang masih mengelu-elukannya menjadikan dirinya masih dinanti-nanti sebagai vokalis tetap bangkit melanjutkan "NOAH" sebagai gagasan yang tertunda di antara Uki, Lukman, Reza dan David yang setia menunggui 'cobaan' sang vokalis.

Malam ini tidak sama seperti film semi dokumenter One Direction yang digagas oleh Simon, NOAH melejit dalam sebuah produk layar perak dan siap menginvasi kota-kota besar yang ada jaringan XXI dan 21Cineplexnya mengulang prestasi dari band papan atas SLANK dengan Generasi Biru yang akan berlanjut bulan depan dengan judul Nggak Ada Matinya Slank.

NOAH dikemas kali ini sebagai film pop yang semi dokumenter yang mensiratkan 'Awal Semula' sesuai dengan judulnya mengingatkan kita semua bahwa Ariel dan kawan-kawan pernah memulai dan eksis di dunia pop industry secara komersil telah melalang buana dengan banyak proyek mulai dari konser sampai album yang laris manis.

Malam ini setelah prescon dan berjumpa dengan sineas muda Putrama Tuta yang mengawali karirnya menyutradarai Catatan Si Boy versi Aryo Bayu didampingi oleh Dino Ahmad sebagai CEO Berlian Entertainment dan pihak musica studio serta tak lupa para fans fanatik Peterpan dan Noah setelah Ariel hijrah yaitu Rayni Massardi sampai-sampai membuat cerpen dari lirik-lirik lagu-lagu Peterpan yang ia akui penuh makna dan mendalam mengartikan cinta dan pernak perniknya.

Acara juga dihibur oleh penampilan spesial dari Geisha, DMasiv dan NOAH sendiri yang memberikan arti mendalam bagi para fans dan pecinta film Indonesia dan siap rilis 14 November mendatang.

Kisah dari sosok sang vokalis yang mengawali mimpi sejak tahun 1997 dan mendilematis sejak tahun 2010 saat Ariel dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman di Rutan Kebun Waru Bandung.

Walau tidak banyak, Tatu hanya berbuat sedikit sehingga memang tidak bisa berekspektasi banyak dari hasil jahitan kamera amatiran serta video-video lama sejak tahun 2001 era Peterpan dan saat Andika dan Hendra tidak lagi bersama dengan 4 temannya.

Paling tidak Anda akan melengkapi ketidaktahuan serta pertanyaan tersisa atas perpecahan Peterpan dan tiba-tiba NoaH menyeruak dari misteri yang justeru tidak dijawab oleh Tatu dalam film ini.

Memang ekspektasi berharap ini menjadi film memang tidak tercapai karena sang sineas harus banyak belajar lagi dengan naik turunnya gambar-gambar yang muncul seakan-akan dramatis tapi tidak terasa apa-apa, entah fans berat Peterpan atau Noah apakah suka ?

Masuknya David secara humanis mengundang keprihatinan sekaligus bangga tapi cara menjahit tanpa ada courtesy walau itu kecil dari film Sang Pemimpi (Obrolan Lukman Sardi dengan Nasriel Ilham) tapi thanks to kepada Miles ada di akhir film.


Apakah bisa tembus 500 Ribu penonton............?