Australia; Jadi Tujuan Pelajar Indonesia Melanjutkan Pendidikan

Australia; Jadi Tujuan Pelajar Indonesia Melanjutkan Pendidikan

Surabaya, Kabarindo- Australia menjadi tujuan utama bagi banyak orang Indonesia untuk melanjutkan pendidikan maupun pekerjaan.
 
Pada 2014, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Negeri Kangguru ini mencapai 17.131 mahasiswa yang terkonsentrasi di tiga negara bagian yaitu New South Wales dengan ibu kotanya Sydney (49,6%), Victoria dengan ibu kotanya Melbourne (29,1%) dan Western Australia dengan ibu kotanya Perth (9,4%).

Angka tersebut merupakan bagian dari seluruh mahasiswa asing yang belajar di Ausralia. Pada 2012, jumlah siswa asing yang belajar di New South Wales saja mencapai 86.000, melonjak dibandingkan pada 2011 sebanyak 48,000.
 
Banyaknya mahasiswa asing yang belajar di sana karena Australia memiliki 6 universitas yang masuk dalam daftar 100 universitas terbaik di dunia. Jika dikategorikan ke dalam 200 universitas terbaik di dunia, Australia menempatkan 8 universitas. Dan jika dikelompokkan ke dalam 500 universitas terbaik di dunia, Australia menempatkan 19 universitas.
 
Berdasarkan data dari The Times Higher Education World University Ranking pada 2014-2015, Australia memiliki 10 universitas terbaik yaitu University of Melbourne (ranking 33 dunia), Australian National University (ranking 45), University of Queensland (ranking 65), University of Sydney (ranking 72), Monash University (ranking 83), University of New South Wales (ranking 109), University of Western Australia (ranking 157), University of Adelaide (ranking 164), University of Technology Sydney (ranking 226-250) dan University of New Castle (ranking 251-300).
Pakar hubungan Indonesia-Australia, Profesor David Hill, dari Murdoch University yang juga memimpin lembaga Australian Consortium for In-Country Indonesian Studies (ACICIS), mengungkapkan dalam Buku Putih Strategi Politik Luar Negeri-nya, Indonesia adalah mitra dan tetangga yang paling erat dengan Australia.
Banyaknya mahasiswa Indonesia yang kuliah di Australia juga terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan kelas menengah di Indonesia. Indonesia saat ini merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke-16 di dunia dan diprediksi akan di posisi terbesar ke-7 pada 2030.
 
Meningkatnya jumlah warga Indonesia yang melanjutkan pendidikan maupun bekerja di Australia, terutama di Sydney, menjadi peluang emas bagi perusahaan properti Crown Group untuk membangun apartemen sebagai tempat tinggal mereka.
 
“Mereka tentu membutuhkan tempat tinggal yang memadai. Hal ini menjadi potensi yang bagus bagi Crown Group,” ujar Iwan Sunito, CEO dan pendiri Crown Group yang berasal dari Surabaya, pada Rabu (4/2/2015).
 
Untuk itu, Crown membangun proyek-proyek properti di Sydney yang berada di lokasi strategis seperti dekat institusi pendidikan, pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat kesehatan dengan tranportasi publik yang mudah.