Arva Gelar Annual Show 2013; Angkat Tema Envisage

Arva Gelar Annual Show 2013; Angkat Tema Envisage

Surabaya, Kabarindo- Arva School of Fashion menggelar Annual Show 2013 di Supermal Surabaya pada Jumat (8/11)  yang mengangkat tema besar Envisage.

Acara ini menampilkan Parade Kostum “Salute” bertema Steampunk, Graduation Show – Final Major Project, Pattern Making Students Show bertema Belle of Ball dan Corset Dress Students Show dengan tema Heavenly Blue.

Menurut Aryani Widagdo, pimpinan Arva, seluruh karya siswa yang segera menyelesaikan pendidikan mereka dirancang berdasarkan tren fashion Spring / Summer 2014.

Parade tersebut dibawakan sekitar 100 siswa Arva yang mengenakan kostum. Mereka membayangkan bagaimana gaya berbusana Steampunk 200 tahun lagi.

Aryani menjelaskan, Steampunk adalah aliran science – fiction yang secara khusus menampilkan mesin – mesin bertenaga uap dalam setting masa ketika revolusi industri pada abad 19. Mengingatkan kita pada tokoh – tokoh dalam buku Tim Powers dan Robert Rankin, film The Wild Wild West, korset gaya Victorian, sepatu boot berhias paku dan bentuk jam yang aneh.

Sedangkan Graduation Show menampilkan karya 34 desainer fashioon yang baru saja menyelesaikan pendidikan setahun di Arva. Karya mereka dirancang dalam 4 sub tema yaitu Innocent Gangster, Roaring Silence, Perception Reflection dan Space Hopper.

Innocent Gangster menampilkan era 50-an dimana perempuan berdandan konservatif dengan gaya klasik yang dikenal dengan ikon seperti Audrey  Hepburn, Marilyn Monroe dan Grace Kelly, artis Amerika yang kemudian menjadi istri raja Monaco. Gaya ini tampak pada siluet ketat di pinggang, vintage, rok manis nan centil dengan potongan lingkar serta detil pita, ruffle, kerah kemeja dan garis leher sweetheart.

Perception Reflection mengangkat tema ilusi distorsi realita dan mimpi lalu menerapkannya dengan detil print abstrak dan siluet busana yang lebih konstruktif. Sisi gelap dari khayalan imaginatif diangkat tanpa batas menjadi busana siap pakai dengan modern sensibility.

Roaring Silence terinspirasi dari era 20-an dimana aliran seni art deco naik ke permukaan dengan gaya dandan wanita modern yang stylish berani, sedikit boyish namun tak meninggalkan pesona glamor. Tren ini banyak menggunakan bahan seperti velvet, wool, kain berkilau dan lame detail embroidery. Fringe, headband, stoking dan bulu juga melengkapi penampilan.

Sedangkan Space Hopper membayangkan diri kita pada 2000 tahun mendatang yang menampilkan garis - garis tajam dan bersih dengan tailoring kuat dari bahan kulit, lurex, matte organdy twill dengan teknik laser cut dan 3D printing. Kain dengan print outer space, hologram dan galactic mengisi koleksi ini.

Kemudian  Pattern Making Students Show menampilkan busana karya 8 peserta program Pattern Making & Sewing berupa busana pesta yang cantik bernuansa hitam putih. Koleksi mereka terinspirasi oleh suasana ruang dansa mewah dimana seorang wanita mempesona banyak pria.

Sedangkan Corset Dress Students Show menampilkan karya 12 siswa program Corset Dress berupa busana seksi dan modern dalam nuansa biru.