Aristi Jasadata; Buka Lapangan Kerja Dari Bisnis Data Center

Aristi Jasadata; Buka Lapangan Kerja Dari Bisnis Data Center

Jakarta, Kabarindo- Kebutuhan terhadap akses online (dalam jaringan/daring) semakin besar setiap tahun.

Riset Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia bersama Pusat Kajian Komunikasi FISIP Universitas Indonesia menunjukkan pengguna internet di Indonesia telah mencapai angka 88,1 juta pada 2014.

Dampaknya, pemakaian cloud computing akan meningkat, sehingga bisnis data center yang kini digeluti PT Aristi Jasadata mampu membuka lapangan kerja baru.

Presiden Direktur Aristi Jasadata, Yulianto dalam siaran pers yang diterima Kamis (29/10), menyatakan pola baru pemakaian cloud computing akan menciptakan lapangan kerja. “Hingga tahun ini diprediksi akan ada 1.000 jenis pekerjaan baru yang berhubungan dengan cloud. Saya yakin cloud akan semakin bergairah seiring berkembangnya pengguna internet dan penggunaan teknologi informasi," katanya.

Dikatakan, layanan cloud computing semakin meningkat dan diperkirakan membeludak pada tahun-tahun mendatang. Oleh karena itu, PT Aristi Jasadata yang bergerak di layanan information technology outsourcing juga mulai merambah dunia cloud. Aristi telah memiliki data center yang ditempatkan di satu lantai khusus di Graha Anabatic, dan disediakan bagi para pelanggan cloud services yang didukung teknologi mutakhir dari Huawei Enterprise.

“Infrastruktur yang mendasar dalam menjalani bisnis cloud adalah data center. Di Aristi, kami menyebutnya Butik Data Center,” tutur Yulianto.

Ia menambahkan, data center yang dibangun memiliki kapasitas 32 blok yang dikembangkan dengan standar tier 3 untuk mengantisipasi agar data tetap berjalan, meskipun terjadi hal-hal tak terduga, seperti listrik padam.

“Data center yang kami bangun bersama Huawei Enterprise sudah high availability. Bahkan, semuanya serba-redundant dan solusi kami bisa dibilang no single point of failure,” ujarnya.

Huawei Enterprise dipilih sebagai rekanan dalam bisnis Green Data Center lantaran dirasa sebagai pemain yang sudah advance. Perusahaan yang telah berkecimpung di dunia teknologi sejak 1988 ini mendukung data center secara utuh dengan menggunakan modular data center containment.

“Kami tidak perlu repot lagi karena Huawei Enterprise sudah all in. Dukungannya mulai dari rak, UPS, baterai, monitoring center, hingga produknya,” tambah Yulianto.

Saat ini, sejumlah perusahaan dari industri finansial, tambang, dan jasa, telah mempercayakan Aristi untuk urusan data center. Yulianto berharap ke depan data center Aristi dapat menjadi reference showcase yang mumpuni di Tanah Air seperti dilansir dari laman beritasatu.