Arek Suroboyo Gangga Mascoditos; Beraksi Di Myanmar

Arek Suroboyo Gangga Mascoditos; Beraksi Di Myanmar

Surabaya, Kabarindo- Gangga Mascoditos, arek Suroboyo yang menjadi visualist magician, unjuk kebolehan melakukan Publicity Stunt Magic di Junction Square Mall, Yangon, Myanmar pada 22 Maret lalu dalam rangka pameran bertajuk “Batik Transformation”.
 
Ini kesekian kali ia melakukan Publicity Stunt Magic. Bedanya aksi ini dilakukan di luar negeri di depan pengunjung yang memadati mal di ibu kota Myanmar tersebut. Kali ini Gangga mencoba sesuatu yang lebih menantang yaitu duduk seharian tanpa menggunakan kursi dalam keadaan melayang.
 
“Di Yangon, saya melakukan aksi duduk tanpa kursi selama seharian di hari pertama exhibition yang berakhir pada hari kedua dengan pertunjukan magic panggung,” ungkap Gangga pada Kamis (26/3/2015).
 
Ia mengatakan, aksinya didukung oleh kelompok magic Sense of Wonder yang mengeluarkan album pertama Magic Tour Asia bersamanya. Juga didukung oleh Kedubes Republik Indonesia di Myanmar, Association of Indonesian in Myanmar dan Indonesian Women Association.
 
Gangga menjelaskan, konsep aksi tersebut digarapnya bersama Apung dan Theresa dari IISY serta Bayu, Chris dan Prisca dari Sense of Wonder. Juga dari tim CGF dari JCM.
 
Gangga Mascoditos yang bernama asli Gangga Anindito Widyanugraha, lahir di Surabaya pada 13 Mei 1982. Ia lulus menjadi Sarjana Teknik Mesin pada 2003 dan lulus dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga pada 2007.
 
Gangga menuturkan mulai belajar magic dan musik pada 1993 di Surabaya serta belajar sulap pertama kali pada tahun yang sama, setelah menonton pertunjukan sulap Pak Gunardi dari Surabaya di sebuah acara pesta sunat pada 1990.
 
Gangga tampil dalam pertunjukan pertama di perayaan Kemerdekaan Indonesia pada Agustus 1993. Ia kemudian tampil di berbagai kota di Indonesia maupun di luar negeri seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Hawaii, Singapura, Myanmar dan Amerika Serikat pada 1995.
 
Di dalam negeri, Gangga tampil di beberapa stasiun televisi termasuk di acara Panggung Mustika  TVRI pada 1994-1995, dimana ia berduet dengan pelawak senior Indonesia, Bambang Gentolet. Juga tampil di SCTV dalam program khusus Krucil. Kemudian Gangga menjadi finalis di acara 30 Seconds to Famous sekitar 2006 di sebuah stasiun televisi. Ia bahkan memiliki acara TV sendiri, Sulap Embongan, pada 2011 di sebuah stasiun televisi swasta di Surabaya.
 
Diantara aksi Gangga yang mendapat perhatian publik karena fenomenal adalah Street Magic 24 jam nonstop dengan mata ditutup di Surabaya, berendam di dalam air dengan suhu 9-10 derajat Celcius selama 9 jam nonstop, membuat prediksi pemenang Piala Dunia 2010, mengemudi gerobak di seputar kota dengan mata tertutup dan berjalan di atas bara dengan kaki telanjang di lokasi wisata Bojonegoro.