Anlene Gelar Generasi Bergerak; Dukung Surabaya Bebas Osteoporosis

Anlene Gelar Generasi Bergerak; Dukung Surabaya Bebas Osteoporosis

Surabaya, Kabarindo- Fonterra Brands Indonesia melalui produknya Anlene mengadakan kampanye Generasi Bergerak - 2 Minggu Untuk Indonesia Lebih Kuat di parkir timur Paza Surabaya pada Minggu (15/12).
 
Kegiatan tersebut diadakan bersama Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) & Perkumpulan Warga Tulang Sehat (PERWATUSI) dalam rangka merayakan Hari Osteoporosis Nasional (HON) 2013. Kegiatan diikuti 3.000 orang termasuk lansia.
 
Di acara tersebut, Wagub Jatim, Syaifullah Yusuf,  melakukan penandatanganan Komitmen Menuju Surabaya Bebas Osteoporosis sebagai bentuk pencanangan program edukasi pencegahan osteoporosis bagi masyarakat Surabaya.
 
Pada kesempatan itu dilakukan pemeriksaan kepadatan tulang (bone scan) secara gratis. Fonterra telah melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 7 juta orang sejak pertama kali diadakan pada 2005.

Sebelum di Surabaya, Kegiatan Generasi Bergerak berlangsung di DKI Jakarta dan Yogyakarta. Event ini juga akan diadakan di Medan, Pekanbaru, Bandung, Semarang dan Bali.
 
Vienno Monintja, Direktur Pemasaran PT Fonterra Brands Indonesia, mengatakan pihaknya ingin mengedukasi masyarakat mengenai osteoporosis dan pencegahannya, termasuk edukasi untuk bergerak dan mengkonsumsi makanan dan minuman berkalsium tinggi dan bernutrisi demi hidup aktif dan bebas osteoporosis.
 
“Kami realisasikan melalui kampanye Generasi Bergerak - 2 Minggu Untuk Indonesia Lebih Kuat untuk mengedukasi masyarakat tentang osteoporosis sehingga hidup lebih sehat dan kuat, bebas dari osteoporosis pada masa mendatang,” ujarnya.

Vienno merujuk hasil riset terbaru yang menyebutkan perempuan Indonesia belum cukup memiliki pengetahuan dan gaya hidup yang bisa menjadi contoh anggota keluarga. Padahal ibu merupakan penggerak pencegahan osteoporosis.

Hasil riset consumer polling terbaru Fonterra di Indonesia pada 2013 menunjukkan fakta-fakta :
–      Masyarakat memiliki gaya hidup tidak aktif / duduk terus menerus rata - rata 7 jam / hari kerja dan 5 jam / hari pada akhir pekan.
–      Hanya 14% perempuan yang berolahraga setiap hari.
–      Sebanyak 61% perempuan merasa sulit mendisiplinkan diri untuk berolahraga secara teratur.
–      Hanya 29% perempuan yang mengerti rekomendasi kalsium harian, 1000 mg per hari.
–      Sebanyak 41% perempuan tidak mengkonsumsi produk kaya kalsium (sayuran hijau, minyak ikan, cereal fortifikasi, kacang) setiap hari.
–      Sebanyak 53% perempuan tidak mengkonsumsi produk olahan susu yang kaya kalsium (susu, yogurt dan keju) setiap hari.
–      Sebanyak 2 dari 5 orang Indonesia berisiko terkena osteoporosis.

Dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Sales Fonterra Brands Indonesia, menjelaskan osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan penurunan massa tulang, dimana tulang menjadi tipis, rapuh dan mudah patah. Osteoporosis dapat menyebabkan patah tulang yang merupakan penyebab fatal kelumpuhan dan kematian.

“Patah tulang pada osteoporosis dapat dicegah, salah satunya melalui pemenuhan asupan kalsium dan melakukan aktivitas fisik sejak dini,” ujarnya.

Hasil riset yang dirilis tahun lalu pada wanita pra - menopause oleh Massey University St. Thomas Hospital – UK, dan Fonterra Brands Ltd. serta riset pada wanita pasca - menopause oleh Massey University, Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSCM dan Fonterra Brands Ltd. menunjukkan konsumsi susu yang diperkaya kalsium dan vitamin D selama 2 minggu dapat menurunkan kadar plasma C-telepeptide of type 1 collagen (CTX) yang merupakan penanda pelepasan mineral (kalsium) tulang sehingga menurunkan risiko terkena osteoporosis.

Riset lain juga diadakan Fonterra Brands Indonesia adalah mengenai manfaat susu kalsium tinggi pada pria dan wanita Indonesia usia 35-55 tahun pada 2012-2013. Hasilnya menunjukkan konsumsi susu tinggi kalsium dua kali per hari dapat menurunkan tingkat pengambilan kalsium dari tulang (resorpsi) dan membantu mempertahankan kalsium tulang.

Dr. Muliaman menekankan pentingnya mulai melakukan pencegahan osteoporosis melalui pola makan sehat dengan memperhatikan komposisi protein, kalsium dan vitamin D, melakukan aktivitas sehat dan terkena paparan sinar matahari pada pagi hari. Kalsium yang dibutuhkan tubuh adalah 1000 mg untuk usia 19 – 50 tahun dan 1200mg untuk usia diatas 50 tahun. Konsumsi susu kalsium tinggi dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis.