AkzoNobel; Dukung Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Design Week 3.2

AkzoNobel; Dukung Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Design Week 3.2

Jakarta, Kabarindo– AkzoNobel, perusahaan cat dan pelapis terkemuka di dunia dan produsen merek ternama Dulux, mendukung perkembangan kreativitas para arsitek dan desainer interior Indonesia dengan berpartisipasi dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Design Week 3.2 yang diselenggarakan sejak 31 Juli hingga 2 Agustus 2015 di Stasiun Jakarta Kota (Beos).

Kolaborasi ini merupakan salah satu perwujudan Ide Kota Humanis AkzoNobel yang dirancang untuk memengaruhi identitas masyarakat lokal dengan menciptakan wilayah perkotaan yang lebih menginspirasi, penuh energi dan bersemangat.

Melalui program ini, AkzoNobel berkesempatan bersentuhan langsung dengan kebudayaan Betawi yang terus tumbuh berkembang di kota Jakarta, sekaligus mendiskusikan Ide Kota Humanis dengan komunitas peminat arsitektur lokal.

Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia), Jun de Dios menjelaskan peran warna sebagai elemen sangat penting untuk membangun karakter sebuah bangunan atau suatu wilayah. “Sebagai produsen cat terpercaya di Indonesia, kami sangat meyakini dengan kekuatan transformatif warna, bangunan akan memiliki jiwa dan identitas yang kuat serta jelas. Bekerjasama dengan IAI di dalam Design Week 3.2 ini, AkzoNobel berharap para arsitek dan desainer interior Indonesia dapat bertukar pengetahuan dan mengeksplorasi kekuatan transformasi warna untuk meningkatkan, memberikan energi, serta meregenerasi masyarakat Jakarta, seperti semangat yang diusung Ide Kota Humanis AkzoNobel,” ungkapnya.

Design Week merupakan kegiatan setiap empat bulan sekali yang diinisiasi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta sejak tahun 2013. Selain menjadi sarana sosialisasi profesi arsitek, Design Week juga menjadi melting pot para stakeholder dalam membangun Jakarta menjadi kota lebih baik. IAI Design Week 3.2 mengusung tema Ulang Tahun Jakarta yang kemudian diturunkan dalam rangkaian kegiatan menarik. Beragam acara dan aktivitas, baik program reguler dan non reguler, seperti Forum Biro yang akan mendiskusikan seputar ruang lingkup pekerjaan arsitek, Forum Tata Ruang, hingga Forum Rebranding Jakarta yang membahas seputar pembentukan identitas kota Jakarta akan meramaikan Design Week kali ini.

“IAI Design Week memiliki misi sejalan dengan Ide Kota Humanis AkzoNobel. Kami ingin memberikan penekanan untuk menjadi lebih humanis, sebuah kota harus memiliki ikatan emosional dengan masyarakatnya, dan warna merupakan salah satu faktor yang menghubungkan keduanya. Sebagai metropolitan, Jakarta banyak dipengaruhi budaya asing, namun tak tercerabut dari akar budaya Betawi yang menumbuhkannya. Kami ingin terus menjaga hubungan ini, agar masyarakat dapat merasakan manfaat kekuatan transformatif warna,” tambah Jun.

Sebagai perusahaan otoritas warna, AkzoNobel akan menghadirkan workshop bertajuk Psychology of Colour: Colour for Betawi Buildings untuk menyampaikan pandangan-pandangannya terkait konservasi terhadap warisan kebudayaan Betawi di kota Jakarta. Warna menjadi satu faktor yang dapat menampilkan semangat “Reborn” pada bangunan-bangunan lama.

Ketua Umum IAI Jakarta, Stevanus J. Manahampi menyampaikan apresiasi atas partisipasi AkzoNobel dalam IAI Design Week 3.2. “Kami percaya dukungan AkzoNobel dalam IAI Design Week 3.2 akan memberikan pengaruh positif dalam mengembangkan kreativitas dunia arsitektur serta desainer interior di Indonesia, terutama di kota Jakarta,” tutur Stevanus.

Selain berpartisipasi dalam acara IAI Design Week 3.2, sebelumnya AkzoNobel juga telah melakukan berbagai kegiatan nyata sebagai komitmennya mewujudkan Ide Kota Humanis. Pada tahun ini, AkzoNobel telah melakukan pengecatan ulang Sasana Krida Raga di Purwokerto, Museum Radya Pustaka di Solo, serta Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), salah satu gedung ikonis di Jakarta. Sebelumnya, AkzoNobel telah melakukan pengecatan Kawasan Semawis di Semarang, Balai Pemuda Surabaya, serta Museum Fatahillah.

"Melalui acara ini, kami berharap dapat terus menginspirasi para arsitek dan desainer  interior melalui kekuatan transformatif warna untuk membangkitkan kreativitas dalam menghasilkan karya terbaik serta memberikan energi positif kepada masyarakat Jakarta sehingga mewujudkan perkotaan yang lebih humanis," tutup Jun.