Ahok Minta Atlet Pelajar DKI; Raih Juara Umum Popnas XII

Ahok Minta Atlet Pelajar DKI; Raih Juara Umum Popnas XII

Jakarta, Kabarindo- Sebanyak 324 atlet pelajar asal kontingen DKI Jakarta akan mengikuti Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) XII yang akan digelar di Provinsi DKI Jakarta, pada 14-20 September 2013.

Secara resmi ratusan atlet pelajar kontingen Popnas DKI Jakarta dikukuhkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/9).

Setelah mengukuhkan secara resmi, Basuki meminta secara khusus kepada seluruh atlet pelajar yang tergabung dalam Kontingen Popnas DKI Jakarta agar dapat meraih juara umum pada Popnas XII. Apalagi Jakarta menjadi tuan rumah perhelatan pertandingan olahraga nasional yang digelar selama dua tahun sekali.

"Jangan pernah menyerah. Bila menemukan kesulitan harus berupaya terus hingga bisa. Saya yakin kalian sebagai atlet muda bisa menjadi atlet professional. Jadi dengan semangat seperti ini, kita yakin tidak hanya memenangkan Popnas, tapi juga dapat mengumandangkan lagu Indonesia Raya di seluruh dunia," kata Basuki didepan ratusan atlet pelajar yang memakai jaket merah.

Ahok, sapaan akrabnya, bercerita sewaktu masih muda, dia ingin menjadi atlet dan bertanding di berbagai event olahraga nasional maupun internasional. Tetapi sayangnya, impiannya itu tidak tercapai. Selain dirinya tidak mampu menandingi kehebatan atlet muda lainnya, juga sarana dan parasana untuk latihan saat itu sangat terbatas.

"Dulu saya mimpi mau ikut bertanding, tetapi apa daya, saya hidup di zaman teman-teman saya yang lebih jago. Jadi saya kalah," candanya yang disambut gelak tawa para pelajar tersebut.

Sekali lagi Ahok menegaskan menjadi atlet tidak boleh gampang menyerah. Bila menemui kegagalan atau belum bisa mencapai target, harus terus berusaha hingga berhasil memenuhi target. Mereka harus berjiwa seperti prajurit yang mempunyai mental tak kenal menyerah.

"Harus seperti prajurit. Jadi paksa terus sampai bisa. Apa lagi atlet tinju atau karate. Kena dikit, mental jatuh. Di pukul sampai berdarah pun harus tetap maju. Ini namanya mental tak kenal menyerah. Kita harus menang," seru Ahok.

Untuk meningkatkan pembinaan atlet, Ahok menyatakan akan membantu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta meningkatkan kualitas para atlet DKI. Salah satu caranya adalah mengirim atlet berprestasi ke negera asal cabang olahraga tersebut.

"Kita konsepkan dengan KONI DKI, maunya anggaran ada dan atlet hebat ini dikirim ke negara asal olahraganya. Kalau taekwondo, kita kirim ke Korea Selatan untuk dilatih. Tenis meja dikirim ke Cina, dilatih dua tahun disana," ujarnya.

Perihal biayanya, mantan Bupati Belitung Timur ini menjanjikan memberikan bantuan keuangan terhadap kebutuhan pelatihan di negara asal olahraga tersebut.

"Masalahnya kan kendala pembinaan selalu saja keuangan. Karena itu kami akan bantu supaya dapat kirim semakin banyak atlet untuk berlatih di negara asal olahraga yang dia geluti," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono menyatakan pada Popnas XI 2012 di Riau, peringkat juara umum diraih kontingen atlet dari Jawa Timur. Sedangkan DKI Jakarta harus puas duduk di posisi kedua dari 33 provinsi yang turut dalam pertandingan antar pelajar ini.

Dia sendiri optimis atlet pelajar DKI Jakarta dapat meraih prestasi bergengsi tersebut, yaitu juara umum pada Popnas XII 2013 di Jakarta. Karena latihan intensif telah diadakan berbulan-bulan, bahkan sampai melakukan try out ke luar negeri.

Seperti atlet sepak takraw yang mengikuti rangkaian uji coba di Bangkok, Thailan pada 17 Agustus lalu. Selain latihan intensif, mereka juga melakukan latih tanding dengan atlet pelajar Thailand.

"Saya berharap sekali dalam Popnas tahun ini, atlet pelajar DKI Jakarta dapat meraih juara umum. Memberikan yang terbaik dari apa yang sudah mereka persiapkan selama ini," tuturnya seperti dilansir dari laman beritasatu.