Ahok Gandeng Kepala Daerah Bodetabek; Bahas Masalah Kota

Ahok Gandeng Kepala Daerah Bodetabek; Bahas Masalah Kota

Jakarta, Kabarindo- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ia bertemu dengan para kepala daerah tetangga seperti Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok. Pertemuan yang berlangsung di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Rabu (17/9) malam.

Sejumlah permasalahan menyangkut Jakarta dan kedelapan daerah tersebut seperti macet dan banjir rencananya akan dibahas untuk mencapai sinergitas di antara mereka.

Tampak Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Wakil Bupati Bogor Nurhayanti, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi H. Muhidin, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani, dan Wali Kota Depok Nurmahmudi. Selain itu juga hadir Danrem 051/Wijayakarta, Kolonel (Inf) Rudiando dan Danrem 052/Wijayakrama, Kolonel (Kav) Wawan Ruswandi.

Menurut Kepala Biro Kepala Daerah Hubungan dan Kerja Sama Luar Negeri (KDHKLN), Heru Budi Hartono mengatakan, pertemuan ini merupakan sebuah silaturahmi dengan para kepala daerah tetangga Ibu Kota.

"Ke depan maunya sinergi tahun 2015. Apa sih yang bisa Pemda DKI lakukan untuk bisa bersinergi dengan daerah tetangga. Apa yang bisa dibantu dikerjasamakan dan dipecahkan bersama," kata Heru di lokasi acara, Rabu (17/9).

Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti mengaku bahwa dirinya diundang oleh DKI terkait hal ini. Ia pun belum mengetahui akan menyampaikan apa dalam pertemuan tersebut. Apalagi, belum lama ini dirinya sudah bertemu dengan Basuki sebelumnya di Balai Kota DKI.

"Kabupaten Bogor ada kerja sama karena kami ada di hulu. Kemarin kami sudah bicara bagaimana cara mengendalikan banjir di hulunya. Saya sih sudah menyampaikan, kalau sekarang diminta tentu akan dipertegas lagi," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah berharap ada silaturahmi yang simultan untuk membahas masalah kondisi wilayah di DKI dan sekitarnya ini. Apalagi Tangerang merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan DKI sehingga diharapkan permasalahan macet dan banjir juga bisa diselesaikan.

"Kita harap ada solusi sama-sama. Kita dengar (mobil) pelat B tidak boleh ke Bogor. Kita harap ada solusi. Misalnya bangun sistem transportasi massal. Tidak hanya DKI tetapi Depok, Tangerang, dan lainnya. Ini jadi langkah bersama untuk bangun sinergi," katanya.

Sebelumnya di Balai Kota, Basuki mengatakan, pertemuan ini untuk membicarakan berbagai masalah antara DKI dan daerah tetangga. Misalnya dalam merapikan sungai dan membuat jalan inspeksi.

"Pasti berhubungan dengan mereka dong, orang hulunya di mereka. Kadang- kadang daerah kan uangnya dipakai di tempat lain yang lebih penting sehingga dianggap hal yang bukan terlalu penting. Kalau ketemu begitu mungkin kami yang kasih bantuan saja. Ini bukan hibahlah istilahnya bantuan," kata Basuki.

Basuki mengatakan, pihaknya juga mesti berpikir seolah Jakarta itu batasannya sampai ke hulu meskipun kepala daerahnya berlainan. Dengan demikian diperlukan komunikasi dan koordinasi antar daerah itu.

"Koordiansi kita ketemu lah tapi suka, lewat Blackberry Messeger (BBM) juga. Agendanya bahas soal jalan, transportasi, termasuk tadi soal MRT," katanya.

Ia menginginkan supaya MRT itu tidak hanya sampai utara-selatan saja, yakni Lebak Bulus tetapi justru hingga Bogor. Sementara jalur timur-barat dibangun hingga ke Bekasi seperti dilansir dari laman beritasatu.