AUTOPRO INDONESIA 2017; Siap Di Gelar

AUTOPRO INDONESIA 2017; Siap Di Gelar

Tangerang, Kabarindo- Sebagai pusat manufaktur mobil terbesar kedua di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa di industri otomotif.

Sektor tersebut terus tumbuh, dan memicu lifestyle seseorang atau keluarga untuk memiliki kendaraan roda 2 ataupun kendaraan roda 4, sebagai alat transportasi mereka.

Menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan di Indonesia mencapai 1.013.291 unit pada tahun 2015 silam. Hal ini merupakan pertanda positif, mengingat permasalahan ekonomi global, yang mempengaruhi hampir seluruh sektor industri di tahun 2015.
 
Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, juga turut memicu sektor pendukung lainnya, seperti sektor auto aftermarket dan modifikasi mobil. Diyakini bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia akan melakukan modifikasi, baik kecil maupun besar terhadap mobil mereka segera setelah mereka membeli mobil baru. Lifestyle ini menunjukkan seberapa besar selera masyarakat Indonesia untuk auto aftermarket dan modifikasi. Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi yang membuat hidup kita lebih mudah, berimbas pada semakin advance program dan fitur yang digunakan dalam mobil itu sendiri. Saat ini di mana kebanyakan kendaraan sudah langsung terhubung ke situs web produsen kendaraan, perangkat lunak baru digunakan langsung diunggah ke unit kendaraan untuk proses program ulang, ataupun proses coding. Hal ini memungkinkan komponen pengganti untuk diberikan kode, diprogram dan diaktifkan, atau bahkan program baru Electronic Control Unit (ECU) memungkinkan kendaraan untuk diprogram tanpa harus membawa kendaraan ke pusat layanan. Di sinilah pasar auto aftermarket dapat memudahkan seseorang untuk fokus pada bagian tertentu untuk prosedur yang disebutkan di atas dengan anggaran yang lebih rendah.
 
Melihat potensi yang luar biasa ini, maka perusahaan-perusahaan auto aftermarket ternama sudah mulai memasuki pasar Indonesia, dan tidak hanya itu, mereka juga berencana untuk memperluas bisnis mereka lebih lanjut dengan produk-produk baru yang diluncurkan ke pasar. Indonesia menjadi pasar potensial yang menarik brand-brand dari seluruh dunia, namun hal ini tidak akan memperlambat perkembangan brand-brand auto aftermarket yang sudah lebih dulu masuk ke Indonesia.
 
GARAGE, COLLISION & REPAIR
 Seiring meningkatnya pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia sekitar 6-8% per tahun, maka kecelakaan merupakan masalah umum yang terjadi, di negara dengan populasi lebih dari 250 juta penduduk ini. Hal ini turut mempengaruhi pertumbuhan asuransi kendaraan, seiring meningkatnya permintaan perlindungan mobil. Di sisi lain, perkembangan bengkel body repair masih dinilai kurang memadai di Indonesia, salah satu contohnya ialah buruknya kualitas bengkel tersebut. Hal ini bukan hanya mengenai kualitas layanan namun juga kualitas produk dan alat-alat yang digunakan.
 
Sebagai contoh, penggunaan bahan yang tidak menempel dengan baik (sebagai base coat prime) sebenarnya tidak efektif, namun cara tersebut masih digunakan oleh sebagian besar garasi body repair di Indonesia. Contoh lain adalah ukuran kesejajaran tubuh jig yang biasanya digunakan terlalu besar dan tidak efektif dari sisi biaya, yang untuk beberapa garasi investasi untuk hal tersebut terlalu tinggi. Produk inovatif seperti jig murah portabel yang dapat dibawa pergi pasti akan membantu.
 
Melihat jumlah pekerja bengkel, maka tenaga asal Indonesia masih membutuhkan pelatihan-pelatihan, untuk mencetak pelaku “tukang” cat yang profesional atau chassis master. Menciptakan pelatihan dan mempertemukan produsen cat mobil dengan para “tukang” cat akan menjadi sebuah solusi, pelatihan yang berkesinambungan ini akan meningkatkan keterampilan mereka, untuk mendapatkan hasil layanan terbaik.
 
Meskipun begitu, bengkel reparasi masih merupakan industri yang menjanjikan dan berkembang pesat. Melalui AutoPro Indonesia 2017, semua pemain utama di sektor ini dapat menggunakan acara ini sebagai platform untuk mengembangkan bisnis mereka, melakukan networking, menciptakan inovasi melaui brand-brand terkemuka di pasar saat ini.
 
Target AutoPro Indonesia 2017
 Pameran AutoPro Indonesia 2017, merupakan pameran “Business to Business” (B2B) di sektor auto aftermarket dan modifikasi yang mencakup industri auto aftermarket secara keseluruhan. AutoPro Indonesia 2017 akan menjadi wadah serta ajang untuk memamerkan produk-produk terkini yang dapat  meningkatkan dan membuka peluang bisnis baru.
 
Pameran ini akan menampilkan produk yang paling INOVATIF di sektor auto aftermarket, yang mengkhususkan pada sisi garage/collision, modifikasi, peralatan, aksesoris, multimedia, audio visual, tuning dan lainnya. Beberapa brand auto aftermarket terbesar di dunia (termasuk beberapa nama seperti GT Radial, Pioneer, dan lainnya), serta merek terkemuka dari negara lain termasuk Australia, Tiongkok, Taiwan, Amerika Serikat, Eropa dan mungkin negara-negara lain akan hadir di AutoPro Indonesia 2017.
 
Menurut Lia Indriasari, Presiden Direktur Nine Events selaku exhibition organizer AutoPro Indonesia 2017, melalui kegiatan ini seluruh pihak yang berada di Industri auto aftermarket dan industri pendukungnya akan saling terkoneksi satu sama lain dan berpeluang untuk dapat bertemu dengan calon partner bisnisnya. “Pameran ini akan dijadikan sebagai sarana bagi Insurance Groups dan bengkel yang berpotensi untuk menjadi rekanan mereka untuk saling bertemu dan mencari peluang bisnis serta produk-produk terkini yang dapat membantu bisnis mereka” tutur Lia. Tidak hanya itu, sejumlah asosiasi aftermarket dan modifikasi internasional dan lokal seperti NMAA (National Modificator & Aftermarket Association) akan menjadikan AutoPro Indonesia 2017 sebagai ‘rumah’ mereka. Dimana kegiatan ini akan menjadi wadah bagi seluruh anggota asosiasi tersebut untuk mencari produk dan teknologi terbaru yang paling inovatif di industri aftermarket dan modifikasi.
 
Andre Mulyadi, founder dari NMAA (National Modificator & Aftermarket Association) menyatakan bahwa  AutoPro Indonesia 2017 merupakan platform event aftermarket dan modifikasi yang tepat di Indonesia, ”AutoPro Indonesia 2017 akan menjadi suatu wadah komunikasi dan kolaborasi semua pilar otomotif di Indonesia, dan NMAA akan mendukung penuh event ini” ujar Andre.
 
AutoPro Indonesia 2017 akan diadakan pada tanggal 23 – 25 Februari 2017 di Hall A, Jakarta Convention Center. Pameran yang rencananya akan diselenggarakan secara annual ini akan menghadirkan lebih dari 100 perusahaan yang akan bertemu dengan lebih dari 6000 pengunjung bisnis dalam tiga hari pelaksanaannya. Pameran ini merupakan cara yang tepat bagi pelaku bisnis untuk masuk ke dalam industri auto aftermarket dan modifikasi Indonesia yang sedang berkembang dengan pesat.