ASEAN; Memperkokoh Kerja Sama Strategis

ASEAN; Memperkokoh Kerja Sama Strategis

Jakarta, Kabarindo– Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi.

Ia mewakili Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan menghadiri pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers/AEM) ke-45 di paruh waktu kedua.

Pertemuan yang berlanjut pada 20-21 Agustus 2013 kemarin  merupakan pertemuan konsultasi antara para Menteri Ekonomi ASEAN dengan negara-negara mitra dialog ASEAN yaitu China, Korea Selatan,
Jepang, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Rusia, Kanada dan India.

Selain itu, para Menteri Ekonomi ASEAN juga melakukan pertemuan AEM-Plus Three (China, Jepang, Korea) dan pertemuan Tingkat Menteri East Asia Summit (ASEAN bersama 8 negara Mitra Dialog kecuali Kanada).

Rangkaian pertemuan ini merupakan manifestasi kedekatan hubungan ASEAN sekaligus sebagai upaya untuk terus memperkokoh kerja sama dengan negara-negara Mitra Dialog.

“Indonesia turut mendukung upaya dan posisi ASEAN dalam memperkuat proses integrasi ekonomi yang tengah berlangsung di kawasan seperti ASEAN Economic Community (AEC) 2015 ataupun kerja sama ekonomi komprehensif melalui kerja sama ASEAN Free TradeAgreements (FTAs) sebagaimana yang tertuang di dalam Cetak Biru AEC khususnya Pilar ke-4 yaitu Integration with Global Economy”, jelas Wamendag.

Menurut Wamendag, tercatat kemajuan yang sangat baik dan positif dalam kerja sama ASEAN dengan negara-negara Mitra Dialog, khususnya dalam konteks mensinergikan berbagai langkah bersama oleh seluruh negara dalam mewujudkan integrasi ekonomi di kawasan.

“Sudah terbukti bahwa perekonomian semua negara ASEAN terus meningkat, termasuk nilai perdagangan dan investasi,
khususnya dengan negara-negara mitra dialog tersebut. Bagi Indonesia kesempatan-kesempatan itu harus dimanfaatkan seluas-luasnya, termasuk meningkatkan kapasitas daya saing dan tingkat
perekonomian nasional kita”, tegas Wamendag.

Wamendag juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus berperan aktif memastikan perwujudan integrasi kawasan ekonomi dapat sejalan, sekaligus mendukung program prioritas
Pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang perdagangan.

Pada kesempatan yang sama, Wamendag turut menghadiri pertemuan dengan para pelaku usaha pada ASEAN Business and Investment Summit (ABIS) 2013 dan Pertemuan ASEAN-China Young Entreprenuers Forum (ACYEF) ke-5. Selain itu, para Menteri Ekonomi ASEAN dan Mitra Dialog juga berkesempatan melakukan audiensi dengan Kepala Negara Brunei Darussalam yaitu Sultan Hassanal Bolkiah di Istana Nurul Iman.

Pertemuan Bilateral Disela-sela acara tersebut, berlangsung pertemuan bilateral antara Indonesia yang diwakili oleh Wamendag dengan Thailand yang diwakili oleh Deputy Prime Minister and Minister of Commerce Niwattumrong Boonsongpaisan guna membahas perkembangan dan permasalahan terkait isu pertanian, perikanan dan perikanan di bidang perdagangan yang menjadi kepentingan kedua belah pihak.

Selain itu, berlangsung pula diskusi dengan US-ASEAN Business Council (US-ABC) sebagai organisasi yang mewadahi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang melakukan bisnisnya di kawasan

ASEAN. Sekitar 22 perwakilan dari berbagai perusahaan multinasional AS memberikan masukan dan pandangan kepada Wamendag terkait dengan iklim usaha dan investasi di Indonesia.

Dalam hal ini, Wamendag mendorong para perwakilan tersebut untuk membangun kemitraan dengan pelaku bisnis nasional dan masyarakat agar memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, yang disambut baik oleh seluruh perwakilan US-ABC.