AQUA Danone Nations Cup; Festival Sepak Bola Terbesar

AQUA Danone Nations Cup; Festival Sepak Bola Terbesar

Jakarta, Kabarindo– Pada tahun ke-12 pelaksanaannya di Indonesia sejak 2003, AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) 2014 kian mantap menempatkan posisinya sebagai “Piala Dunia” sepak bola untuk anak-anak dan sekaligus festival sepak bola anak terbesar di Indonesia dan dunia.

AQUADNC turut mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia dalam bidang sepak bola. Tidak saja sekadar memotivasi anak untuk menang, AQUADNC juga mengedepankan nilai-nilai keikutsertaan, keterbukaan, kegembiraan serta sportifitas dalam bermain untuk membangun karakter anak-anak peserta menjadi pemain sepak bola profesional yang tidak hanya memiliki teknik yang baik, namun juga memiliki akhlak yang mulia.

Pelatih resmi AQUADNC 2014, Jacksen F. Tiago menyatakan, “Bergabung dalam AQUADNC kali ini merupakan sebuah kehormatan tersendiri bagi saya. Kita sama-sama tahu acara ini memiliki reputasi yang baik di mata FIFA dan masyarakat pencinta sepak bola dunia. Sebagai seseorang yang sangat peduli dan berkepentingan dengan persepakbolaan Indonesia, saya melihat AQUADNC sebagai sebuah ajang pembinaan sepak bola usia dini, sekaligus tempat menemukan bibit baru untuk sepak bola Indonesia.”

Hal senada juga dilayangkan oleh Indra Sjafrie, pelatih Timnas U-19. “Kompetisi sepak bola di usia dini seperti inilah yang memang dibutuhkan Indonesia, apalagi dengan menyaring peserta hingga ke berbagai pelosok di Indonesia. Bakat-bakat sepak bola bisa tersimpan di mana saja termasuk di daerah-daerah, dan lebih baik jika kita mengolah keahlian mereka sejak awal. Saya sangat mendukung diadakannya acara AQUADNC ini di Indonesia,” ujarnya.

Dari tahun ke tahun sejak pertama diadakan di Indonesia pada tahun 2003, AQUADNC telah berperan dalam mencetak pemain sepak bola muda berbakat yang kini juga turut mengharumkan nama Indonesia seperti Andik Vermansyah, Rasyid Bakri, Kurniawan Karman dan Muchlis Hadi Ning Syaifullah. Ada juga Asnawi Mangkualam, salah satu putra Makassar yang pernah menjadi kapten final dunia AQUADNC 2011 di Madrid dan telah membuahkan prestasi sebagai pemain Timnas U-16 sekaligus menjadi runner-up dalam Piala AFF U-16 2013 lalu di Myanmar.

Sebagai event tingkat internasional yang diikuti lebih dari 30 negara selama 15 tahun penyelenggaraan, DNC mendapat dukungan penuh dari Federation Internationale de Football Association (FIFA) dan French Football Federation. FIFA telah mengakui DNC sebagai ajang Piala Dunia bagi anak-anak. Penyelenggaraan DNC di 32 negara di dunia termasuk AQUADNC di Indonesia juga telah mendapat persetujuan dari FIFA selaku badan yang menaungi sepak bola internasional, termasuk format pertandingan, jumlah pemain, waktu pertandingan, lapangan, dan komponen pertandingan sepak bola lainnya yang sudah disesuaikan dengan tingkatan umur atau fase usia dini (grassroot). Begitupula dengan klasifikasi wasit yang diturunkan untuk memimpin pertandingan di semua babak dalam setiap pertandingan, mereka telah memiliki sertifikasi standar minimal, yakni C2 dan C3.

“PSSI selalu menyambut baik acara-acara inisiatif pengembangan sepak bola terutama pada usia dini. Semakin ramainya anak-anak Indonesia yang ikut bermain, maka semakin besar peluang untuk membentuk Tim Nasional masa depan yang kuat. Masa depan sepak bola Indonesia tidak hanya berada di tangan PSSI, melainkan seluruh masyarakat Indonesia. Saya lihat AQUADNC selalu dinantikan anak-anak pencinta sepak bola di Tanah Air. Karena itu, adanya kompetisi sepak bola anak seperti AQUADNC ini sangat kami apresiasi,” tutur Djohar Arifin Husin selaku Ketua Umum PSSI.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo turut mendukung pernyataan tersebut dengan mengatakan, “Bangsa Indonesia mempunyai banyak talenta muda yang berpotensi memajukan dunia persepakbolaan kita. Apa yang dilakukan AQUADNC ini turut memperkaya kebangkitan olahraga yang sudah kita canangkan semenjak 2013, apalagi kini kita memasuki Tahun Kebangkitan Pemuda. Apresiasi saya haturkan kepada pihak penyelenggara. Semoga dengan diadakannya acara ini kita bisa bahu-membahu membangun sepak bola Indonesia.“

Saat ini pelaksanaan AQUADNC 2014 kian mendekati akhir dari babak kualifikasi regional di 13 kota di berbagai daerah di Indonesia. Menggapai puluhan ribu peserta dari 32 provinsi, babak kualifikasi regional festival sepak bola anak terbesar di Indonesia yang dimulai sejak Januari silam ini dengan sukses telah digelar di sepuluh kota di Indonesia. Setelah Padang, Makassar, Manado, Malang, Medan, Bandung, Banda Aceh, Jayapura, dan Banjarmasin, bulan April ini kegembiraan anak-anak masih akan berlanjut di Denpasar, serta Samarinda dan Jakarta sebagai dua kota penutup sebelum menuju pada babak final nasional di Jakarta bulan Juni mendatang.

Babak final nasional ini merupakan ajang bagi para peserta daerah untuk memperebutkan tiket ke Final Dunia mewakili Merah Putih di Brazil bulan Oktober 2014 berhadapan dengan 31 tim dari berbagai negara lain.