APG, TM Thamrin City; Jadi Magnet Pedagang Batik

APG, TM Thamrin City; Jadi Magnet Pedagang Batik

Tanah Abang, Jakarta, Kabarindo- Upaya pemerintah untuk memperbaiki iklim ekonomi makro berdampak pada menggeliatnya animo pelaku ekonomi, khususnya pedagang pusat
perdagangan atau Trade Mall (TM) di bawah naungan Agung Podomoro Group (APG).

"Dampak membaiknya ekonorni makro, stabilnya nilai rupiah dan euforia tax amnesy menjadi stimulus yang menggairahkan pembeli dan pedagang di berbagai TM Agung Podomoro seperti TM Thamrin City, TM Blok B Tanah Abang, maupun TM Mangga Dua Square," ujar Ho Mely Surjani, AVP Marketing TM Agung Podomoro disela-sela acara pengundian TM Agung Podornoro Vaganza 2016 di TM Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akhir pekan kemarin

TM Agung Podomoro Vaganza 2016 merupakan program promosi bersama 7 (tujuh) TM yang berhasil menarik partisipasi masyarakat. Kupon yang masuk tercatat mencapai 40.000 kupon sampai
dengan akhir Agustus 2016.

"Jika digabungkan selama 4 bulan berjalan, yakni Mei sampai dengan Agustus, kami perkirakan lebih dari 150.000 kupon kami keluarkan. Jika setiap kupon dikalikan dengan 100.000 rupiah, maka lebih dari 35 Milyar rupiah dana berputar di kalangan para pedagang TM ini," jelas Ho Mely.

Bagi TM Thamrin City, untuk busana yang paling banyak dicari, masih didominasi produk Batik Nusantara yang berasal dari Pekalongan, Solo, Jogja dan Cirebon, serta Pasar Tasik maupun Busana Muslim. Saat ini, koleksi busana TM Thamrin City semakin lengkap dengan hadirnya Dubai Street busana muslim Timur Tengah yang berada di lantai 2 dan berbagai macam busana khas India atau yang dikenal dengan Sari. Selain pilihan produk yang beragam, TM Thamrin City mudah dijangkau karena terletak 100 meter dari Bundaran HI.

Kegairahan perdagangan ini tentunya tidak berlangsung instan. Berbagai upaya manajemen TM Thamrin City untuk meyakinkan para pedagang dilakoni sampai dengan mendatangi langsung ke sentra batik seperti di Pekalongan, Solo, dan juga para pedagang Tasik di Tasikmalaya.

Bekerjasama dengan dinas perdagangan pemkot/pemkab terkait, APG meyakinkan para pedagang untuk meluaskan marketnya ke Indonesia melalui Jakarta. Kegairahan ini semakin mengokohkan APG sebagai pelopor TM yang akan berulang tahun ke-48, bulan September ini.

"Kami tidak hanya menawarkan penyewaan maupun kepemilikan kios dengan harga terjangkau, tetapi juga membina mereka dengan ilmu marketing. Kita menggandeng mas Itang Yunaz, misalnya, untuk menjelaskan motif apa yang sedang trend di market. Serta melakukan berbagai program promosi bersama seperti TM Agung Podomoro Vaganza ini," tambah Mely.

Dalam kesempatan tersebut, Adi Adnyana, General Manager Thamrin City mengatakan,"Kami mengundang dan merangkul para pedagang batik dari tiap daerah untuk memulai usahanya melalui Jakarta, di Thamrin City ini".

Selain itu, Adi juga meyakinkan bahwa barang-barang yang didagangkan di TM Thamrin City ini mempunyai nilai jual dan diminati para retailer serta pedagang-pedagang dari luar negeri, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Arab, India dan lain-lain.

"Thamrin City buka mulai jam 03.00 WIB sampai jam 19.00 WIB, dan mulai dari hari Senin hingga Kamis selalu ramai di kunjungi turis-turis asing," imbuhnya tutup.



'APG Trade Mall, Terus Maju Pasti Untung'