ADWINDO Dukung Youthnesian 2014; Awesome....!

ADWINDO Dukung Youthnesian 2014; Awesome....!

Jakarta, Kabarindo- Asosiasi Duta Wisata Indonesia mendukung pelaksanaan Youthnesian 2014.

Kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan oleh UNFPA Indonesia dan Ford Foundation di Balai Kartini pada Sabtu 9 Agustus 2014 dan dihadiri oleh 1500 sedikitnya orang pengunjung.

Youthnesian 2014 mengangkat tema “Investing in Young People” yang dianggap sejalan dengan harapan Adwindo agar pemerintah lebih menaruh perhatian pada pengembangan kapasitas pemuda yang menjadi pelaku industry pariwisata. Hal ini mengacu kepada tantangan dan kesempatan untuk berinvestasi pada pemuda dan memungkinkan partisipasi mereka dalam proses pembangunan kapasitas dan kemampuan pemuda di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Duta Wisata Indonesia, Adi Pratama, menyatakan bahwa keikutsertaan Adwindo di Youthnesian 2014 didasari oleh kesamaan pemikiran bahwa pemerintah perlu lebih menaruh perhatian pada pengembangan kapasitas pemuda. “Pengembangan kapasitas pemuda harus dilakukan secara merata di semua bidang, khususnya pariwisata. Saat ini, tidak sedikit daerah di Indonesia yang industri pariwisatanya justru lebih dinikmati oleh investor asing. Penting bagi pemerintah untuk bekerjasama dengan pemuda untuk menciptakan lebih banyak wirausahawan muda yang bisa menjadi tuan di negeri sendiri bagi industri pariwisata Indonesia. Kolaborasi lintas sektoral di Youthnesian 2014 merupakan sebuah inisiatif bagus, ketika semua stakeholders diundang untuk lebih menaruh perhatian pada pengembangan pemuda.”

Representatif UNFPA di Indonesia, Jose Ferraris, mengatakan bahwa Youthnesian 2014 dirancang bukan hanya untuk mengumpulkan anak muda, tetapi juga menyatukan mereka dengan stakeholder yang akan membantu mendekatkan “jurang” antara anak muda dengan proses pengambilan keputusan. “Acara seperti Youthnesian 2014 sangat penting, karena ini memungkinan anak muda berada pada garis depan dalam lingkup upaya nasional dan internasional untuk membentuk masa depan, menyediakan mereka dengan informasi, sarana dan jaringan untuk menjadi agen perubahan.”

Duta Wisata Indonesia 2013, Saza Anindyo, menuturkan bahwa pengembangan pariwisata adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Perlu kolaborasi yang baik untuk mengoptimalkan potensi yang tersedia. “Pemerintah dan masyarakat harus saling menguatkan dalam melakukan promosi pariwisata Indonesia. Hal ini misalnya bisa dimulai dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi pemuda untuk turut mengembangkan Industri pariwisata nasional. Berbagai pelatihan yang ditunjang dengan dukungan pinjaman atau hibah modal  adalah hal-hal yang tentu diperlukan para pelaku industri pariwisata.”

Putri Pariwisata Kalimantan Tengah 2013, Fia Delfia Adventy, yang membawakan tarian Mandau dan Dadas khas Kalimantan tengah berharap agar investasi pada pemuda bisa dilakukan secara merata. “Pemerintah Kalimantan Tengah tentu memiliki keterbatasan anggaran dalam pengembangan infrastruktur pariwisata maupun promosi pariwisata. Hal ini merupakan sebuah kesempatan bagi pemuda untuk turut membangun Industri pariwisata. Saya berharap, berbagai perusahaan turut berinvestasi dalam mengembangkan potensi pemuda di Kalimantan tengah khususnya yang baru belajar untuk menjadi pelaku industry pariwisata.”

Youthnesian 2014 terdiri dari 3 rangkaian kegiatan yaitu Youth Fair, Youth Hangouts dan Youth Concert yang menghadirkan Maudy Ayunda, Raisa dan Vidi Aldiano.

Beberapa pembicara Youthnesian 2014 diantaranya Nafsiah Mboi (Menteri Kesehatan Republik Indonesia), Dino Pati Djalal (Wakil Menteri Luar Negeri), Handry Satriago (CEO General Electrics Indonesia), Arif Zulkifli (Pemred Tempo) dan berbagai pembicara lain.