9 CEO Jadi Tokoh Finansial Indonesia 2013; Versi Majalah Investor

9 CEO Jadi Tokoh Finansial Indonesia 2013; Versi Majalah Investor

Jakarta, Kabarindo- Sebanyak 9 CEO berprestasi dari berbagai sektor usaha terpilih sebagai Tokoh Finansial 2013 dari Majalah Investor.

Empat CEO, masing-masing dari kategori listed company, securities company, insurance company, dan multifinance company, dinobatkan sebagai ‘Top Executive 2013’. Sementara itu dua CEO dari industri perbankan meraih penghargaan sebagai ‘Top Banker 2013, dan satu CEO Fund Manager terpilih sebagai ‘Top Fund Manager 2013’.

Dewan Juri juga sepakat memberi penghargaan untuk dua CEO BUMN Non Listed sebagai 'Agent of Development', karena dinilai punya kontribusi signifikan di lingkungan perusahaan milik pemerintah.

Kesembilan CEO yang meraih penghargaan tahunan ini, Bernadette Ruth Irawati Setiady, CEO PT Kalbe Farma Tbk yang dinobatkan sebagai Top Executive Listed Company 2013, Michael Steven, CEO PT Kresna Graha Sekurindo Tbk sebagai Top Executive Securities Company 2013.

Sementara itu, penghargaan untuk Top Fund Manager 2013 kembali diraih Michael Tjoajadi, CEO PT Schroder Investment Management Indonesia. William Kuan, CEO PT Prudential Life Assurance terpilih sebagai Top Executive Insurance Company 2013 dan Roni Haslim, CEO PT BCA Finance kembali dikukuhkan sebagai Top Executive Multifinance Company 2013, seperti yang pernah diraihnya tahun lalu.

Sementara CEO Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaamadja terpilih sebagai ‘Top National Banker 2013 dan penghargaan untuk Top Regional Banker 2013 jatuh pada Komari Subakir, CEO Bank NTB. Tahun ini, Dewan Juri menetapkan hanya satu kandidat sekaligus pemenang untuk Top Regional Banker 2013.

Pada proses penentuan kandidat dan pemenang, Dewan Juri mengacu pada tema: “Inovasi di Tengah Ketidakpastian Global.” CEO yang terpilih merupakan figur yang dinilai berhasil mengusung inovasi atau pun strategi baru pada bisnis perusahaan sehingga tetap menuai kinerja positif, di tengah perlambatan ekonomi dunia maupun Indonesia.

Para CEO terpilih dinilai punya kontribusi penting pada industri yang digeluti perusahaan dan layak menjadi panutan. Apresiasi khusus buat para CEO ini diserahkan pada Malam Penganugerahan Tokoh Finansial Indonesia 2013, Rabu (3/12), bertempat di The Ritz-Carlton Grand Ballroom , Mega Kuningan, Jakarta.

Penghargaan untuk para CEO berprestasi oleh Majalah Investor tahun ini merupakan yang ke-10. Ada 8 kategori penghargaan yang diberikan, meliputi Top Executive of Listed Company, Top Executive of Securities Company, Top Executive of Insurance Company, Top Executive of Multifinance Company, Top National Banker, Top Regional Banker, Top Fund Manager, dan Agent of Development of Non Listed State Owned Enterprise.

Direktur Berita Satu Media Holdings (penerbit Majalah Investor) Primus Dorimulu, mengatakan, penghargaan untuk para CEO tahun ini mengambil tema khusus untuk memotivasi para pelaku industri finansial agar terpacu membawa langkah terobosan bagi kemajuan industri, melalui masing-masing perusahaan yang dipimpin.

“Terobosan bisnis sangat diperlukan di tengah ketidakpastian global. Dengan begitu, para CEO bisa memberikan kontribusi bagi kelanjutan pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah tantangan perlambatan ekonomi global,” ujar Primus Dorimulu dalam keterangannya, Rabu (4/12)

Proses Seleksi
Proses penjurian TFI berlangsung sejak awal Oktober hingga akhir November 2013. Setiap tahun ada tema khusus yang menjadi penekanan dalam penilaian untuk para CEO yang berprestasi. Khusus tahun ini, Dewan Juri menetapkan tema: “Inovasi di Tengah Ketidakpastian Global.

Tujuannya merangsang para CEO untuk mencari langkah terobosan untuk kemajuan perusahaan sekaligus sumbangan bagi perkembangan industri yang digarap. Sisi good corporate governance (GCG) dan corporate social responsibility (CSR) tak luput dari perhatian.

Tim juri dipilih dari para profesional yang pernah berkarier di lingkungan finansial, dan para praktisi keuangan, yakni Aviliani ekonom, Ronald T Andy Kasim direktur utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Hotbonar Sinaga, mantan direktur utama PT Jamsostek (Persero), Budi W. Soetjipto, Ph.D dekan Sampoerna Business School, Gatut Subadio ketua umum Asosiasi Dana Pensiun Indonesia D Aditya Sumanagara, mantan CEO PT Aneka Tambang Tbk, dan Primus Dorimulu, pemimpin redaksi Majalah Investor.

Atas kesepakatan Tim Juri, seleksi awal ditetapkan berdasarkan atas kinerja finansial pada masing-masing sektor. Pendekatan yang digunakan untuk menilai kinerja perusahaan adalah improvement, dan achievement untuk adjustment penilaian, mengacu pada kinerja tahun Juni 2013. Setiap sektor dinilai berdasarkan kriteria masing-masing yang paling mempengaruhi pertumbuhan perusahaan.

Kinerja finansial emiten dinilai berdasarkan delapan kriteria yakni return setahun, pertumbuhan penjualan tiga tahun, net operating margin, return on equity (ROE), asset turn over (ATO), volatilitas saham, likuiditas saham, dan pertumbuhan laba operasi tiga tahun.

Calon nominasi diambil dari 219 emiten dari 479 emiten yang memenuhi syarat pemeringkatan berdasarkan kinerja finansial perusahaan selama tiga tahun berturut 2010-2012. Selanjutnya, 20 CEO emiten dari daftar The Best 100 Listed Companies diikutsertakan dalam perhitungan achievement dan improvement untuk Debt to Ebitda perusahaan per Juni 2013.

Perusahaan sekuritas dinilai kinerja keuangannya berdasarkan 11 kriteria, pertumbuhan pendapatan usaha dan pertumbuhan laba tiga tahun, net operating margin, ROA, ROE, pertumbuhan pendapatan usaha serta pertumbuhan laba setahun, dan rasio transaksi terhadap MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan).

Sebanyak sembilan CEO perusahaan sekuritas dari daftar 50 Sekuritas terbaik 2013 diikut sertakan dalam seleksi pendahuluan sebelum ditetapkan menjadi tiga CEO untuk ikut dalam tahap polling.

Untuk perbankan, kinerja finansial diukur menggunakan 12 kriteria. Setelah melewati penilaian berdasarkan kriteria tersebut, 12 bank nasional dan lima bank daerah dengan nilai teratas dinilai berdasarkan improvement dan achievement tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA), tingkat pengembalian modal (return on ekuitas/ROE), rasio pinjaman dan kredit (loan deposit to ratio/LDR).

Selanjutnya, pertumbuhan pendapatan operasional, pertumbuhan pendapatan non bunga, pertumbuhan laba operasional, dan pertumbuhan kredit yang berdasarkan kinerja Juni 2011-Juni 2012. Hasilnya, lima CEO bank nasional dan tiga CEO bank daerah maju ke babak seleksi berikutnya.

Adapun penilaian atas kinerja perusahaan asuransi jiwa menggunakan 14 kriteria, dan untuk asuransi umum dan reasuransi menggunakan 14 kriteria. Hasilnya enam perusahaan asuransi diambil dari daftar The Best 20 Insurance Companies 2010 yang CEO nya diikutkan dalam seleksi selanjutnya, hingga menciut kembali menjadi 3 CEO asuransi mewakili asuransi jiwa, asuransi umum, reasuransi, dan asuransi sosial yang kemudian ditetapkan sebagai peraih nominasi ‘Top Executive of Insurance Company 2013’.

Sementara penilaian kinerja multifinance menggunakan kriteria ROA, ROE, rasio utang dan modal (debt equity ratio/DER), pertumbuhan laba bersih, aset, dan pertumbuhan pendapatan setahun. Sebanyak delapan perusahaan pembiayaan terbaik berdasarkan seleksi tersebut lebih dahulu diambil untuk kemudian diperingkat kembali berdasarkan achievement dan improvement ROA dan ROE, hingga jumlahnya menciut menjadi tiga perusahaan dan CEO ketiga persahaan pembiayaan kemudian dipilih lewat polling menjadi ‘Top Executive of Multifinance Company 2013’.

Sedangkan penilaian terhadap kinerja BUMN menggunakan kriteria seperti ROA, ROE, pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan dan pertumbuhan laba bersih. Semuanya mengacu pada kinerja keuangan yahun buku 2011 – 2012 seperti dilansir dari laman antaranews.

Majalah Investor lalu mengadakan polling untuk memberikan kesempatan kepada pelaku pasar finansial ikut memilih CEO yang dinilai memiliki kualifikasi untuk ditokohkan di industri masing-masing. Hasil polling digunakan untuk menyeleksi CEO perusahaan finansial yang memiliki kinerja perusahaan terbaik menjadi tiga besar yang akhirnya dinobatkan sebagai ‘Peraih Nominasi Tokoh Finansial Indonesia 2013’.

Para CEO yang dinobatkan menjadi ‘Tokoh Finansial Indonesia 2013’ dipilih atas dasar penilaian kinerja finansial, hasil polling, dan penilaian juri dengan bobot masing-masing 40 persen, 20 persen, dan 40 persen. Tim juri melakukan sejumlah adjustment atas kelayakan para CEO yang tahun ini meraih predikat ‘Top Executive of Listed Company’, ‘Top Executive of Securities Company’, ‘Top Executive of Insurance Company’, ‘Top Executive of Multifinance Company’, ‘Top National Banker’, Top Regional Banker’, Top Fund Manager, dan 'Agent of Development of Non Listed Owned Enterprise’.